Kamu bisa meneliti biaya-biaya seperti biaya transportasi, biaya sewa rumah, atau biaya makan. Apakah fasilitas umum, layanan kesehatan, dan hiburan memadai dan mudah diakses?
Bagaimana budaya di perusahaan yang akan datang?
Kalau kamu pindah untuk pekerjaan baru, cobalah untuk mendapatkan informasi dari ordal dari karyawan saat ini atau yang baru saja bekerja. Atau, tanyakan kepada teman yang sering berurusan dengan mereka.
Baca Juga: Kini, Keleluasaan Jadi Syarat Penting Sepanjang WfO atau Bekerja dari Kantor
Ide bagus lainnya adalah mencari tahu keuangan perusahaan yang kamu tuju. Jika perusahaan tersebut merupakan bisnis baru, atau baru saja direorganisasi, apakah pekerjaanmu akan aman di masa depan?
Bagaimana dengan prospek umum profesi kamu di wilayah negara tersebut, kalau kamu tiba-tiba kehilangan pekerjaan?
Perubahan gaya hidup
Hal yang harus dipertimbangkan sebelum menerima tawaran relokasi karyawan termasuk menerima perubahan gaya hidup yang meliputi belajar bahasa baru dan menjalin pertemanan baru, hingga beradaptasi dengan cuaca yang berbeda.
Kalau kamu berniat menerima tawaran relokasi karyawan, pastikan untuk mengunjungi tempat tersebut terlebih dahulu untuk merasakan vibe-nya.
Baca Juga: Intip Cerita Keseruan Di Balik Pembuatan Film Siksa Kubur, Film Horor Religi Pertama Joko Anwar
Kalau tempat baru itu adalah negara dan bahasa baru, perhatikan lingkungan sekitarmu, lihat sistem pendidikannya, dan cobalah untuk memahami cara berpikir penduduk setempat.
Jika gaya hidup mereka terlalu berbeda, bisakah kamu menyesuaikan diri?
Pertimbangan keluarga kamu
Kalau kamu punya pertemanan atau keluarga yang harus ditinggalkan, keputusan yang akan kamu ambil tentu berbeda dibandingkan jika kamu masih lajang.
Bagaimana hal ini akan memengaruhi pernikahan atau hubungan jangka panjang kamu? Apakah LDR-an merupakan pilihan bagi pasangan dan keluarga agar mereka bisa mempertahankan pekerjaan mereka saat ini?