kubikel

Kamu Bisa Ikut Menciptakan Tempat Kerja yang Inklusif terhadap Menstruasi, Begini Caranya!

Kamis, 25 April 2024 | 15:44 WIB
Ilustrasi: Kamu bisa ikut andil menciptakan tempat kerja yang inklusif terhadap menstruasi. (Pexels/Sora Shimasaki)

2. Menjadi pemimpin yang inklusif

Pemimpin yang inklusif memperlakukan kesehatan menstruasi sebagai isu keadilan dan hak asasi manusia yang penting bagi individu dan organisasi.

Para pemimpin ini menyadari bahwa orang yang sedang menstruasi harus didukung, sehingga mereka bisa berbicara tentang cara-cara budaya dan praktis di tempat kerja yang dapat membuat mereka merasa aman.

Baca Juga: Masihkah Relevan Bekerja Sesuai Passion Bukan Gaji yang Lebih Besar? Kamu Pilih Mana, Gaji Vs Passion?

Selain itu juga memungkinkan karyawan perempuan untuk mengelola rasa sakitnya dengan bermartabat. Kantor bisa membantu dengan menyediakan pembalut, atau menawarkan waktu istirahat dan jam kerja yang fleksibel.

Pemimpin yang inklusif secara sadar memberikan hak cuti haid yang memang sudah diatur oleh UU Nomor 13 Tahun 2003 bagi semua karyawan perempuan.

3. Menormalkan percakapan tentang menstruasi

Pemimpin yang inklusif tidak sekadar memberikan strategi praktis, tetapi juga menciptakan lingkungan yang positif terhadap menstruasi dengan menantang stigma dan diskriminasi.

Mereka menormalkan percakapan tentang menstruasi, tidak menjadikan hal itu sebagai bahan lelucon, dan memastikan orang yang menstruasi merasa didengar, didukung, dan dihormati.

Baca Juga: Peminat Program Djarum Beasiswa Plus Tahun 2024/2025 Masih Ditunggu hingga 30 Mei!

Atasan bisa menawarkan pendidikan dan pelatihan untuk menghilangkan tabu menstruasi di tempat kerja, dan menggantinya dengan budaya yang merangkul kesejahteraan menstruasi.

Pada akhirnya, untuk menciptakan tempat kerja yang inklusif terhadap menstruasi, kita harus bersedia untuk berbicara tentang menstruasi secara terbuka dan jujur serta mempelajari dampak menstruasi terhadap karyawan.

Hanya dengan begitu, karyawan akan merasa mampu untuk berbicara tentang apa yang mendukung kebutuhan kesehatan mereka.

Halaman:

Tags

Terkini