Seorang chiropractor membantu mengatasi nyeri punggung dan leher melalui penyesuaian tulang belakang untuk menjaga kesejajaran yang baik.
Chiropractic berfokus pada kemampuan tubuh untuk menyembuhkan diri sendiri, dan mencakup perawatan lain seperti nutrisi dan olahraga.
Dengan meningkatkan kemampuan sistem neuromuskuloskeletal untuk bekerja, ahli kiropraktik percaya bahwa manfaat penyesuaian tulang belakang dan penyelarasan sendi bisa meningkatkan fungsi sistem lain di seluruh tubuh.
Baca Juga: Kalkulator pun Ambrol! Gaji Elon Musk Menjadi Rp900 Triliun Setelah Kesepakatan Tesla Tercapai
Perawatan dengan chiropractor bisa mencakup enam sesi. Sesi pertama mungkin lebih sering, sedangkan sesi selanjutnya mungkin dilakukan setiap minggu.
Apakah chiropractor seorang dokter?
Chiropractor melakukan pemeriksaan terhadap pasien, melihat posisi tulang belakang dan refleks ototnya.
Mereka juga melakukan tes untuk mendiagnosis kondisi pasien, kemudian membuat rencana perawatan dan memantau kemajuannya.
Chiropractor tidak meresepkan obat pereda nyeri. Sebaliknya, mereka mengandalkan dan membantu kemampuan tubuh untuk menyembuhkan dirinya sendiri.
Terapi utama seorang chiropractor adalah manipulasi tulang belakang di mana mereka menggunakan tangan atau instrumen untuk memberikan kekuatan pada sendi di tulang belakang, menggerakkan sendi ke arah tertentu untuk kesejajaran yang lebih baik.
Baca Juga: Berkurban Makin Mudah, tapi Jangan Sampai Jadi Sasaran Penipuan Kurban Online!
Banyak chiropractor yang bekerja sendiri di klinik pribadi, atau bekerja di klinik kelompok, praktik umum, atau praktik multidisiplin.
Seperti Dr. Tyler, yang lulusan bidang Neuroscience dari The University of California di Riverside, chiropractor tidak memiliki gelar dokter medis (MD).
Namun, mereka adalah dokter perawatan chiropractic. Mereka bukan dokter medis tetapi masih dianggap dokter. Untuk menjalankan praktik ini mereka harus memiliki lisensi khusus.