kubikel

6 Cara untuk Bernegosiasi Agar Sukses dan 'Win-Win Solution'

Rabu, 10 Juli 2024 | 08:22 WIB
Ilustrasi: Tidak semua pertanyaan yang dilontarkan di akhir wawancara kerja akan mendapatkan jawaban yang memuaskan. (Freepik/Kate Mangostar)

PejuangKantoran.com - Negosiasi adalah diskusi untuk menyelesaikan perselisihan dan mencapai kesepakatan antara dua pihak atau lebih.

Negosiasi adalah proses “memberi dan menerima” yang menghasilkan kompromi dimana masing-masing pihak memberikan konsesi untuk kepentingan semua orang yang terlibat.

Ada banyak situasi di mana kamu mungkin perlu menjadi seorang negosiator. Kamu mungkin terlibat dalam menegosiasikan tawaran pekerjaan, meminta kenaikan gaji, menggalang kenaikan anggaran, membeli atau menjual properti, atau menutup penjualan dengan pelanggan. Semuanya memerlukan keterampilan bernegosiasi jika ingin sukses.

Pertimbangkan tip berikut untuk membantu mempersiapkan pembicaraan negosiasi:

Baca Juga: Howel and Co Buka Lowongan Kerja Jadi Content Creator, Siapa Berminat?

1. Riset 
Sebelum memasuki pembicaraan negosiasi, evaluasi semua pihak dan pertimbangkan tujuan mereka.

Mungkin bermanfaat juga untuk meneliti orang yang sedang bernegosiasi denganmu. Pahami keterbatasan negosiator. Apakah mereka memiliki kemampuan untuk memberikan apa yang kamu inginkan? Memahami keterbatasan ini dapat membantu menyusun strategi.

2. Ketahui prioritas

Negosiasi sering kali mengharuskan masing-masing pihak untuk berkompromi. Tentukan apa yang paling penting dan apa yang ingin diterima sebagai gantinya.

Menetapkan prioritas sebelumnya dapat membantu kamu mengevaluasi apa yang kamu tolak untuk menyerah dan ke mana kamu bersedia untuk mengalah. Jika kamu adalah negosiator, jelaskan apa yang ditawarkan kedua belah pihak dan apa yang mereka butuhkan dari satu sama lain.

Baca Juga: Survei Deloitte: Gen Z dan Milenial Menyukai AI Generatif di Dunia Kerja, tapi juga Khawatir

3. Pertimbangkan oposisi

Pertimbangkan potensi penolakan terhadap negosiasimu. Apakah menurut kamu manajer akan menolak kenaikan gaji karena penurunan penjualan? Apakah gaji awal yang lebih tinggi untuk suatu posisi akan ditolak karena tarif yang diminta berada di atas kisaran rata-rata? Tuliskan semua potensi pertentangan dan kemudian kumpulkan informasi yang dapat digunakan untuk memperdebatkan kasus.

4. Jaga komunikasi tetap terbuka

Bersikaplah konsisten dalam menyajikan tujuan, sasaran, dan harapanmu untuk mengurangi risiko kebingungan. Gunakan keterampilan komunikasi yang efektif, termasuk respons verbal dan isyarat nonverbal. Upayakan solusi yang saling menguntungkan, namun bersiaplah untuk berkompromi.

5. Tahu kapan harus menjauh

Halaman:

Tags

Terkini