PejuangKantoran.com - Media sosial seringkali menjadi tempat untuk flexing bagi sebagian besar orang. Banyak orang yang melakukannya karena memang mampu, namun tak sedikit juga yang berpura-pura “mampu” agar lebih dihargai oleh orang lain.
Bagaimana pun keadaan mereka yang sebenarnya, menyaksikan gaya hidup mewah dan kisah sukses finansial di media sosial sering membuat kita jadi iri pada orang kaya.
Padahal, emosi yang tampaknya tidak berbahaya ini bisa membebani kemajuan finansial dan pertumbuhan pribadi kamu.
Baca Juga: Mengenal Sosok Thomas Djiwandono, yang Baru Diangkat Jadi Wakil Menteri Keuangan oleh Jokowi
Bahkan, terus memandang dengan iri pada orang-orang yang lebih mampu, tanpa diimbangi tekad untuk memperbaiki keadaan, malah bikin kita tetap miskin.
Mengapa? Ini sebabnya:
1. Menumbuhkan pola pikir tidak mampu
Ketika kamu iri pada orang kaya, tanpa sadar kamu memupuk pola pikir negatif yang justru bisa menghambat kamu dalam berbagai hal.
Pertama, rasa iri sering kali melahirkan kebencian dan kepahitan. Alih-alih merasa terinspirasi oleh kesuksesan orang lain, kamu malah jadi marah atau frustrasi.
Keadaan emosi negatif ini bisa sangat menguras tenaga, menguras energi dan motivasi kamu untuk memperbaiki situasi.
Baca Juga: Pesan Menteri Imigrasi Kanada untuk Pelajar Asing: Anda Tidak Bisa Semua Tinggal Di Sini
Selain itu, terus-menerus membandingkan diri dengan orang-orang yang lebih kaya bisa membuat rasa tidak mampu makin meluas.
Kamu mungkin mulai percaya bahwa kamu tidak mampu mencapai kesuksesan, sehingga memupuk sikap mengalah yang akhirnya terwujud dengan sendirinya.
Yang paling penting, ketika terpaku pada apa yang dimiliki orang lain, kamu tidak fokus pada tujuan dan pertumbuhan kamu sendiri.
2. Mendorong kebiasaan belanja tidak sehat