Seperti kamu ketahui, SOW adalah gambaran rinci tentang ruang lingkup proyek. Ini juga merupakan cara untuk berbagi persyaratan proyek, dan kriteria penerimaan.
Selain itu juga ketentuan pembayaran dengan mereka yang mengerjakan proyek, baik mereka yang berkolaborasi atau dikontrak untuk mengerjakan proyek tersebut.
Hal ini mencakup pemangku kepentingan seperti vendor dan kontraktor yang mengajukan penawaran untuk mengerjakan proyek tersebut.
Kontrak SOW berguna bagi manajer proyek, karena menyediakan struktur di mana rencana proyek dapat dibangun sehingga membantu menghindari konflik dalam proyek.
Baca Juga: 3 Koleksi Sepatu Kasual dari Clarks, Aldo, dan Birkenstock yang Nyaman buat Ngantor Hari Jumat
Dengan detail dan kejelasan, SOW membantu menjaga semua orang yang terlibat dalam proyek memiliki pemahaman yang sama dan berupaya meminimalkan kebingungan.
Saat membuat jadwal, ada baiknya kamu menggunakan perangkat lunak manajemen proyek. Ini bisa sangat membantu dalam mengatur tugas dan sumber daya kamu, karena sangat penting untuk membuat jadwal yang akurat pada tahap proyek ini.
Perangkat lunak manajemen proyek juga dapat membantu kamu membuat Work Breakdown Structure (WBS) atau struktur rincian kerja untuk memperbesar cakupan proyek kamu dan mengidentifikasi aktivitas, hasil, dan pencapaian proyek tersebut.