kubikel

Cara Menjawab Pertanyaan "Apa yang Akan Kamu Berikan untuk Perusahaan" saat Wawancara Kerja

Minggu, 27 Oktober 2024 | 08:05 WIB
Ilustrasi: Bagaimana cara menjawab pertanyaan "Apa yang akan kamu berikan untuk perusahaan?" saat wawancara kerja? (Freepik/DC Studio)

PejuangKantoran.com - Saat menghadapi wawancara kerja, mungkin kamu akan ditanya tentang apa yang bisa kamu berikan untuk perusahaan, atau bagaimana perusahaan akan diuntungkan jika mereka mempekerjakan kamu.

Ada banyak cara perusahaan melontarkan pertanyaan semacam itu. Mereka juga dapat bertanya dengan kalimat lain seperti:

• Apa manfaat yang akan kami peroleh jika kami menerima kamu?
• Mengapa kami harus menerima kamu bekerja di sini?
• Apa yang membedakan kamu dari kandidat lain?
• Apa yang menjadikan kamu kandidat terbaik yang harus kami pekerjakan?
• Apa keuntungannya jika kami menerima kamu?
• Apa yang akan didapat perusahaan jika kamu diterima di sini?

Baca Juga: 4 Prajurit Terbaik dari TNI dan Polri yang Kini Menjadi Ajudan Presiden Prabowo Subianto

Kalau kamu menjawab pertanyaan itu dengan baik, pertanyaan itu akan mudah diingat oleh pewawancara. Jawaban kamu menjadi gambaran singkat mengenai diri kamu.

Tanggapan kamu juga penting karena menunjukkan seberapa baik kamu memahami diri kamu sendiri, dan seberapa baik kamu bisa mengartikulasikan ide-ide kamu dalam waktu singkat.

Jadi, bagaimana cara menjawab pertanyaan “apa yang bisa kamu berikan untuk perusahaan” saat wawancara kerja? Apa saja poin atau kata yang harus disertakan dalam jawabanmu?

Berikut contoh jawaban pertanyaan tersebut, seperti disampaikan oleh Dr. Tracy Brower, PhD, sosiolog yang juga penasihat Center for Leadership di Hope College:

1. Buat jawaban yang unik tentang diri kamu sendiri

Apa yang membuat kamu menjadi kandidat yang cocok untuk pekerjaan dan perusahaan tersebut? Batasi jawaban kamu pada tiga hingga lima keterampilan terbaik sesuai kebutuhan pekerjaan.

Baca Juga: Sikaaat.... Sneakers dari Brand Lokal Di Urban Sneaker Society 2024 Hasil Kolab bareng BRImo

Buatlah daftar kekuatan dan kualitas terbaik kamu, lalu kelompokkan ke dalam tema-tema utama. Misalnya kamu orang yang berhati-hati, berorientasi pada detail, dan selalu bekerja berbasis data. Kelompokkan ke dalam kekuatan analitis.

Pastikan untuk tidak hanya membagikan bakat yang kamu punya, tetapi juga cara kamu bekerja dan berinteraksi—mulai dari etos kerja hingga keterlibatan kamu.

Misalnya, kamu programmer yang terampil, dan berkomitmen untuk terus belajar. Atau, kamu memiliki ketajaman dalam kemampuan manajemen proyek, dan kamu sangat pandai menyatukan beragam perspektif dalam sebuah tim.

2. Buatlah relevan dengan pekerjaan dan budaya perusahaan

Halaman:

Tags

Terkini