PejuangKantoran.com - Kamu mungkin pernah merasakan lingkungan kerja yang toxic. Lalu kamu bertanya-tanya, bagaimana awal mula suasana menjadi tidak nyaman seperti itu?
Ternyata, pemimpin bisa memiliki pengaruh sangat besar terhadap lingkungan kerjanya. Pemimpin memegang tanggung jawab yang besar bagi suatu tim.
Bukan hanya untuk mencapai tujuan pekerjaan, tetapi juga untuk mengarahkan anggota tim dalam membentuk lingkungan yang suportif sehingga semua orang dapat saling berkembang.
Baca Juga: 7 Program Beasiswa di Qatar Ini Nggak Perlu Sertifikat IELTS, Dapat Asuransi Kesehatan Lagi!
Jadi, jika seorang pemimpin memimpin dengan cara-cara yang tidak sehat, tak heran jika tempat kerja menjadi tidak sehat. Lalu, bagaimana cara menghindarinya?
Gladys Lars, pendiri Clarity2 Group, sebuah perusahaan konsultan dan pelatihan, memberitahukan beberapa cara yang bisa dilakukan pemimpin untuk menciptakan lingkungan kerja yang sehat.
1. Kenali nilai diri lebih dalam
Sebelum mengarahkan tim untuk saling memahami, seorang pemimpin perlu terlebih dahulu mengenali suasana hati, ketakutan, dan motivasi dirinya sendiri.
Jika tidak dilakukan, bukan tidak mungkin hal ini akan berefek kepada perilaku anggota tim.
2. Terapkan komunikasi terbuka
Baca Juga: Survei LinkedIn: Pekerja Asia Pasifik Menghadapi Tantangan Besar di Dunia Kerja yang Terus Berubah
Gaya komunikasi ini memberi kesempatan untuk saling berbagi ide dan informasi secara transparan. Dengan perspektif yang berbeda, pemimpin jadi lebih mengerti ide yang ingin disampaikan oleh anggota tim sehingga dapat mencegah misinformasi.
3. Buka kesempatan untuk saling tumbuh dan berkembang
Lingkungan kerja yang sehat juga bisa terjadi jika pemimpin dapat mengarahkan tim untuk menjalani pelatihan yang berpengaruh kepada perkembangan karyawan di dunia kerja.
Tidak perlu menjanjikan promosi setiap tahunnya, tunjukkan saja bahwa pemimpin juga bisa benar-benar menghargai kontribusi tim yang sudah dilakukan untuk perusahaan.