Berikut adalah beberapa contohnya:
• Diminta untuk lembur di luar jam kerja karena pekerjaan lebih banyak.
• Rekan kerja yang cuti meminta kamu untuk menggantikan pekerjaannya.
• Merasa berkewajiban untuk menghadiri pesta kantor pada hari di mana kamu sudah memiliki rencana sebelumnya.
• Menerima email dan chat terkait pekerjaan selama liburan
• Terpaksa membawa pulang pekerjaan ke rumah hanya untuk mengejar deadline.
Mengidentifikasi situasi ini sejak awal akan membantu kamu membuat batasan yang jelas sehingga kamu dapat menikmati musim liburan yang lebih seimbang dan memuaskan.
Seperti apa batasan liburan yang sehat?
Batasan di tempat kerja saat musim liburan dapat terlihat berbeda untuk setiap orang. Namun, secara umum batasan liburan yang sehat adalah:
• Melewatkan acara kantor yang membuat kamu merasa tidak nyaman atau menguras energi.
• Dengan percaya diri menolak permintaan pekerjaan yang mengganggu waktu pribadi atau kesehatan.
• Memilih untuk tidak melakukan pekerjaan tambahan karena kewajiban, melainkan karena keinginan yang tulus.
• Dapat mengatakan “tidak” tanpa rasa bersalah atau ragu-ragu pada permintaan yang tidak masuk akal.
• Tidak secara impulsif mengatakan “ya” pada semua orang yang meminta tolong.
• Memprioritaskan kesehatan selama liburan dan meninggalkan hal-hal yang berhubungan dengan pekerjaan untuk dilakukan setelah liburan.
Baca Juga: Jangan Turuti Kata Elon Musk Untuk Mengunggah Data Medis ke Internet. Berbahaya!
Batasan yang sehat di tempat kerja, khususnya saat liburan, bukan hanya bisa mencegah burnout, tetapi juga bisa memberi dampak baik dalam jangka panjang.
Lagipula, musim liburan adalah waktu untuk beristirahat dan bersantai. Jadi, jangan menahan diri untuk melakukannya! (Elga Windasari)