kubikel

Hati-hati, 7 dari 10 Pekerja Kantoran Mengaku Punya 'Istri Kantoran’ atau ‘Suami Kantoran'

Sabtu, 14 Desember 2024 | 11:05 WIB
Ilustrasi: Teman dekat di tempat kerja yang semula menjadi partner kerja harus punya batasan agar tidak menimbulkan masalah. (Freepik)

PejuangKantoran.com - Yang namanya cinta lokasi memang tidak hanya terjadi di lokasi syuting. Beberapa tahun terakhir, istilah "work wife" atau "work husband" semakin lazim terjadi di kantor atau tempat kerja lainnya. 

Terbukti, sebuah studi terhadap pekerja kantor di Inggris baru-baru ini menemukan bahwa tujuh dari 10 karyawan kantor mengaku punya "pasangan kantor".

Studi tersebut menemukan bahwa 72% dari 2.000 orang yang disurvei mengatakan bahwa mereka punya istri kantoran atau suami kantoran. Istilah ini untuk menggambarkan teman dekat di tempat kerja.

Baca Juga: Agar Terhindar Dari Dehidrasi Saat Olah Raga, Lebih Baik Minum Air Putih Atau Minuman Elektrolit?

Penelitian oleh penyedia layanan kesehatan dan kesejahteraan Health Assured menemukan bahwa seperlima responden mengatakan bahwa mereka tahu segalanya tentang kehidupan pribadi pasangan kantor mereka.

Kemudian, 23% lainnya mengatakan bahwa mereka lebih suka menceritakan masalah emosional kepada rekan kerja daripada pasangan resmi mereka. Inilah yang menjadi cikal-bakal office romance.

Tanda bahaya

Punya teman dekat di tempat kerja tentu bukan hal yang buruk. Justru hal itu merupakan salah satu faktor kunci dalam kepuasan kerja karyawan pada umumnya.

Pew Research menemukan, tahun lalu hubungan dengan rekan kerja dan atasan merupakan aspek paling positif dari pekerjaan banyak orang, yang menyebabkan kepuasan kerja secara keseluruhan lebih tinggi.

Namun para ahli memperingatkan, dengan mendefinisikan persahabatan tersebut sebagai "pernikahan kerja" —baik yang dirahasiakan ataupun yang terang-terangan— hal itu bisa berubah menjadi konflik dan tuduhan-tuduhan.

Baca Juga: Ikuti 6 Kunci Yang Penting Ini Agar Kamu Dapat Menjalani Olah Raga Lari Dengan Konsisten

Meskipun julukan “pasangan”, “bini” atau apapun itu, hanya berlaku di antara teman-teman, hal itu bisa menjadi tanda bahaya bagi semua orang.

Manfaat instrumental dan efektif

Penelitian juga menemukan bahwa hubungan kerja yang berkualitas tinggi dapat mengurangi stres di antara staf dan, sebagai hasilnya, meningkatkan produktivitas.

Manfaat hubungan dekat dengan kolega dapat dibagi menjadi dua area, instrumental dan efektif, begitu menurut Amanda Jones dari King's Business School di London.

Halaman:

Tags

Terkini