Pejuangkantoran.com – Hybrid working sudah menjadi hal yang umum saat ini. Trennya yang cenderung naik, menunjukkan bahwa pola kerja yang memadukan antara satu waktu bekerja di kantor dan satu waktu bekerja di luar kantor (bisa di rumah atau tempat lain) adalah pola yang sesuai dengan kondisi saat ini.
Salah satu unsur penting dari hybrid working adalah remote meeting. Remote meeting ini adalah pertemuan rutin yang diselenggarakan perusahaan untuk melakukan komunikasi dan koordinasi kerja dan diselenggarkan dalam ruang virtual.
Artinya, semua atau sebagian besar dari peserta meeting berada di tempat masing-masing dan mereka dihubungkan dengan teknologi.
Ada beberapa tipe remote meeting, yaitu:
- Rapat standup harian atau mingguan
Durasi target: 15-30 menit
Standup meeting atau rapat singkat bisa dijadwalkan rutin harian atau mingguan. Ini cara cepat bagi tim jarak jauh untuk saling memeriksa dan memastikan bahwa setiap orang siap untuk hadir tepat waktu.
Standup meeting memberikan waktu 2-5 menit bagi setiap anggota tim untuk membahas apa yang telah mereka kerjakan kemarin atau minggu sebelumnya dan apa yang akan mereka kerjakan hari ini atau minggu itu.
Baca Juga: Dalam Sistem Kerja Remote, Pertimbangkan Zona Waktu Rekan Kerja yang Tinggal di Luar Negeri
Mereka bisa menyampaikan kendala-kendala atau yang mereka butuhkan dari tim serta membantu memberikan gambaran kepada manajer tentang apa yang sedang dikerjakan setiap orang.
Rapat standup sangat berguna bagi tim jarak jauh atau tim hybrid karena tidak semua orang berada di kantor, namun tetap bisa berdiskusi santai mengenai proyek terkini.
Rapat ini juga merupakan cara yang bagus untuk memfasilitasi pembentukan tim dan bertemu langsung dengan semua orang setidaknya sekali sehari atau seminggu.
Usahakan agar rapat ini singkat dan tidak terlalu mendetail.