Ketika hal tersebut terjadi, maka dampak buruknya adalah keterlibatan karyawan yang lebih rendah, karyawan tidak peduli, dan turn over karyawan yang tinggi.
Baca Juga: 5 Peringkat Zodiak Paling Pintar, baik dari Kecerdasan Otak maupun Kecerdasan Emosional
Beberapa manfaat EQ dalam kepemimpinan:
- Empati: Pemimpin dengan EQ tinggi dapat memahami perasaan dan tantangan yang dihadapi karyawannya.
- Komunikasi efektif: Pemimpin dengan EQ tinggi dapat memberikan umpan balik yang positif dan menggembirakan.
- Manajemen stres: Pemimpin dengan EQ tinggi dapat mengelola stres dengan lebih baik.
- Pembangunan kepercayaan: Pemimpin dengan EQ tinggi dapat membangun hubungan kepercayaan dengan karyawannya.
- Penyesuaian strategi: Pemimpin dengan EQ tinggi dapat memahami kebutuhan timnya dan menyesuaikan strategi dan pendekatannya.
- Peningkatan kinerja karyawan: Pemimpin dengan EQ tinggi dapat membantu karyawan mengatasi kesenjangan dalam kinerja mereka.
***