Ketika hal tersebut terjadi, maka dampak buruknya adalah keterlibatan karyawan yang lebih rendah, karyawan tidak peduli, dan turn over karyawan yang tinggi.
Baca Juga: 5 Peringkat Zodiak Paling Pintar, baik dari Kecerdasan Otak maupun Kecerdasan Emosional
Beberapa manfaat EQ dalam kepemimpinan:
- Empati: Pemimpin dengan EQ tinggi dapat memahami perasaan dan tantangan yang dihadapi karyawannya.
- Komunikasi efektif: Pemimpin dengan EQ tinggi dapat memberikan umpan balik yang positif dan menggembirakan.
- Manajemen stres: Pemimpin dengan EQ tinggi dapat mengelola stres dengan lebih baik.
- Pembangunan kepercayaan: Pemimpin dengan EQ tinggi dapat membangun hubungan kepercayaan dengan karyawannya.
- Penyesuaian strategi: Pemimpin dengan EQ tinggi dapat memahami kebutuhan timnya dan menyesuaikan strategi dan pendekatannya.
- Peningkatan kinerja karyawan: Pemimpin dengan EQ tinggi dapat membantu karyawan mengatasi kesenjangan dalam kinerja mereka.
***
Artikel Terkait
Contoh Jawaban dari Pertanyaan Emotional Quotient yang Biasa Diajukan saat Wawancara Kerja
Mendadak Ditunjuk Jadi Leader? Pelajari Cara Mengasah Keterampilan Leadership Kamu
3 Tanda Seseorang Punya Keterampilan Leadership yang Baik, Cocok Jadi Pemimpin!
5 Rahasia Sederhana di Balik Kepemimpinan Hebat, Jeff Bezos Juga Melakukan Ini, Lho!
5 Komponen Wajib dalam Menjalankan Metode Kepemimpinan Relasional yang Memanusiakan Karyawan
Apa Itu Keterampilan Kolaborasi, Digunakan untuk Apa, Apa Manfaat Bagi Kamu, Tim, dan Perusahaan?
Emotional Intelligence atau Emotional Quotient Sangat Penting di Tempat Kerja. Berikut Alasan-alasannya