Pejuangkantoran.com – Jangan meremehkan foto profil yang kamu pasang di resume atau curriculum vitae-mu. Sebab themuse.com, foto itu bisa mencerminkan keprofesionalan kamu dan personality kamu.
Sebagai contoh adalah foto profil di LinkedIn. Ketika kamu sedang scrolling di dalam LinkedIn lalu ada permintaan pertemanan/hubungan dari seseorang, tentu akan kamu periksa, bukan? Karena siapa tahu hubungan dalam LinkedIn ini bisa menjadi perluasan jaringan kamu.
Begitu kamu klik untuk mengecek profil si peminta pertemanan/hubungan, secara alami yang akan kamu perhatikan pertama adalah foto. Begitu kamu menjumpai foto yang blur dan foto selfie di tempat wisata, pasti impresimu menjadi terpengaruh bukan?
Semula kamu berharap menemukan sosok yang terlihat profesional dan potensial, namun begitu melihat foto profilnya yang asal-asalan, dalam benakmu pasti akan muncul kesan bahwa kamu menjumpai sosok yang bisa dibilang tidak serius.
Ingat, LinkedIn adalah resume atau curriculum vitae-mu dalam dunia maya yang sudah semestinya kamu perlakukan sama dengan yang konvensional (cetak).
Baca Juga: 5 Contoh Menulis Pesan kepada Rekruter di LinkedIn untuk Mendapatkan Pekerjaan yang Diinginkan
Mengapa Foto Profil Linkedin Penting?
Foto profil LinkedIn itu tidak bisa diremehkan dan asal-asalan. Seperti yang disampaikan di atas, LinkedIn adalah resume profesionalmu. Jadi, pikirkan tentang bagaimana orang menilai resume.
Sebelum membahas kualifikasi, pertama, mereka akan memperhatikan tata letak dan desainnya. Visual speaks better, visualisasi itu menceritakan semuanya dengan lebih baik.
Salah satu unsur dari visual ini adalah foto profil. Foto profil kamu akan menjadi yang pertama menarik perhatian sebelum orang lain membaca riwayat pekerjaan atau keterampilan kamu.
Oleh karena itu, memasang foto profil di LinkedIn wajib menggunakan foto terbaik secara kualitas maupun tampilan profesional. Sebab, foto yang seperti ini akan:
- Meningkatkan engagement profilmu. Data dari LinkedIn sendiri menyebutkan bahwa profil dengan foto menarik lebih banyak dilihat dan lebih banyak ada permintaan koneksi/hubungan/pertemanan. Foto profil bukan sekadar gambar, namun bagian dari strategi untuk meningkatkan visibilitas dan peluang jaringan.
- Membangun kepercayaan dan kredibilitas. Foto memanusiakan profil kamu, membuat kamu tampak mudah didekati dan tulus. Tanpa foto, profil kamu mungkin terasa tidak lengkap, sehingga menimbulkan keraguan tentang keasliannya.
- Foto mengomunikasikan profesionalisme. Gambar yang apik mencerminkan cara kamu menampilkan diri di tempat kerja. Foto menandakan perhatian terhadap detail, kepercayaan diri, dan keandalan, kualitas yang dihargai oleh setiap profesional.
Bagaimana Foto Yang Baik Untuk Linkedin?
Pertanyaannya, foto seperti apa yang seharusnya tampil sebagai foto profil LinkedIn? Berikut ini rekomendasi dari themuse.com: