kubikel

Si Silent Reader, yang Lebih Banyak Diam di Grup Chat, Ternyata Cenderung Punya EQ Tinggi

Kamis, 17 April 2025 | 16:50 WIB
Ilustrasi: Orang yang jarang komentar di grup chat ternyata punya kecerdasan emosional tinggi. (Freepik)

4. Peka terhadap dinamika percakapan

Orang yang diam dalam grup chat dapat merasakan perubahan suasana yang sering terlewatkan orang lain.
Mereka tahu kapan harus merespons atau mendukung percakapan, serta bisa menilai energi percakapan untuk memberikan kontribusi yang lebih berarti.

Baca Juga: Lolos Seleksi Administrasi RBB 2025, Sebaiknya Mengikuti Tahap Compatibility Device Check

5. Memilih kata dengan cermat

Orang dengan kecerdasan emosional cenderung memilih kata-kata dengan hati-hati karena mereka tidak merasa perlu buru-buru dalam berbicara.

Mereka mempertimbangkan dampak respons mereka terhadap percakapan, menjadikannya suara yang empatik dan bijaksana dalam diskusi, baik di grup chat maupun percakapan pribadi.

6. Merenung sebelum merespons

Mereka yang cenderung diam dalam grup chat biasanya memberi ruang untuk merenung lebih dulu sebelum merespons percakapan.

Mereka cenderung berpikir lebih dalam tentang apa yang ingin disampaikan sehingga respons mereka lebih tepat dan penuh pertimbangan.

Baca Juga: Tren Baru: Anak Muda dan Perempuan Dominasi Aktivitas Olahraga di Strava

7. Tahu batasan

Orang yang cerdas emosional tahu kapan dirinya tidak memiliki energi atau kemampuan untuk larut dalam percakapan.

Mereka memilih untuk lebih banyak mendengarkan dan memberi ruang bagi orang lain untuk berbicara ketika mereka merasa tidak dapat memberikan kontribusi yang berarti.

Jadi, apakah kamu termasuk orang yang berisik atau silent reader dalam grup char? (Elga Windasari)

Halaman:

Tags

Terkini