kubikel

Banyak Yang Belum Mengerti, 5 Hal Ini Sering Ditanyakan Tentang Referensi di CV. Ini Penjelasannya!

Selasa, 27 Mei 2025 | 11:15 WIB
Cantumkan referensi profesional dalam resume kamu, kecuali ada permintaan yang lain dari rekruter. (Freepik)

Ini sama saja seperti kamu tidak memenuhi persyaratan yang diberikan oleh perusahaan.

Jika referensi diperlukan dan kamu tidak memilikinya, bersikaplah kreatif. Saat mengirim CV, sertakan portofolio yang kuat, testimoni profesional dan klien, atau dukungan LinkedIn.

Apa yang terjadi jika referensi tidak menjawab?

Referensi yang tidak merespons dapat menunda proses perekrutan, menimbulkan kekhawatiran, dan pada akhirnya memengaruhi keputusan pemberi kerja.

Namun, hal ini seharusnya tidak terjadi jika kamu sudah meminta izin terlebih dahulu kepada orang yang dijadikan referensi.

Jika orang tersebut tidak mau menerima telepon asing, kamu bisa menuliskannya di daftar referensi. Jelaskan hal tersebut dan sarankan untuk mengirim pesan terlebih dahulu sebelum menelepon.

Baca Juga: Jika Tidak Diminta Memberikan Referensi dalam CV, Sebaiknya Tak Usah Lampirkan Daftar Referensi

Siapa yang tidak boleh dicantumkan sebagai referensi?

Sebaiknya kamu hanya mencantumkan kontak profesional, kecuali jika rekruter secara khusus meminta referensi dari keluarga atau teman terdekat kamu.

Namun, jika tidak ada permintaan khusus, jangan cantumkan siapa pun dari keluarga atau kelompok pertemanan kamu.

Pilihlah orang-orang yang pernah berinteraksi selama bekerja dan bisa berbicara tentang kelebihan kamu. Jadi, usahakan untuk menghindari rekan kerja atau atasan yang pernah berkonflik dengan kamu.

Lalu, jika atasan saat ini tidak tahu kamu sedang melamar pekerjaan baru, jangan memasukkan nama dan kontaknya ke dalam daftar referensi.

Itulah beberapa hal penting yang perlu kamu tahu tentang referensi saat melamar kerja. Jadi, jangan sampai salah strategi, ya. ***

Halaman:

Tags

Terkini