PejuangKantoran.com - Berbeda jauh dengan di Indonesia, gaji rata-rata di Korea Selatan adalah sekitar 3,9 juta KRW (Korea Selatan Won) atau sekitar Rp46,6 juta, berdasarkan nilai tukar pada Juni 2025.
Namun, gaji rata-rata di Korea Selatan ini tidak bisa dipukul rata, ya. Kamu harus melihat beberapa faktor lain untuk lebih memahami distribusi gaji karyawan di negara tersebut. Berikut penjelasannya.
1. Berdasarkan pengalaman kerja
Seperti pada umumnya, pengalaman kerja menjadi faktor terpenting dalam menentukan kisaran gaji. Jadi, karyawan dengan pengalaman lebih banyak akan mendapatkan lebih banyak daripada juniornya.
Baca Juga: Abimana Aryasatya Lakukan Banyak Stunt yang Membahayakan Diri Sendiri di Series 'Roman Dendam'
Di Korea Selatan, karyawan dengan pengalaman 2 – 5 tahun mendapatkan penghasilan rata-rata sekitar 32% lebih tinggi daripada karyawan fresh graduate.
Untuk karyawan dengan pengalaman lebih dari 5 tahun, penghasilannya 36% lebih banyak daripada yang memiliki pengalaman lebih rendah.
Sementara yang pengalamannya lebih dari 10 tahun, gajinya lebih besar 21%. Jika sudah lebih dari 15 tahun, mendapat tambahan 14% lagi.
2. Berdasarkan kota
Di Korea Selatan, pendapatan tahunan rata-rata bervariasi dari satu kota ke kota lainnya.
Daerah dengan infrastruktur yang lebih tinggi dan lebih banyak bisnis, cenderung memiliki gaji rata-rata yang lebih tinggi, yaitu:
Baca Juga: BRI Salurkan KUR Rp69,8 Triliun ke 8,3 Juta Debitur UMKM, Khususnya di Sektor Produksi
• Seoul 52,3 juta KRW (Rp635 juta)
• Busan 51,5 juta KRW (Rp615 juta)
• Incheon 50,5 juta KRW (Rp603 juta)
• Daegu 49,6 juta KRW (Rp592 juta)
• Daejeon 48,7 juta KRW (Rp582 juta)
• Gwangju 47,6 juta KRW (Rp568 juta)
• Suwon 46,9 juta KRW (Rp560 juta)
• Goyang 45,1 juta KRW (Rp539 juta)
• Seongnam 44 juta KRW (Rp525 juta)
• Bucheon 43,2 juta KRW (Rp516 juta)
3. Berdasarkan pendidikan
Pekerja dengan penghasilan paling rendah adalah dari lulusan SMA. Sementara untuk yang bergelar diploma penghasilannya 17% lebih tinggi dan sarjana 24% lebih tinggi daripada diploma.
Lalu, jika memiliki gelar master, gajinya naik 29% dan untuk kandidat PhD naik lagi sebesar 23% lebih tinggi.