Jangan malas untuk memeriksa kembali perbandingan antara estimasi awal dan waktu yang terpakai, yang dapat membantu menyesuaikan rencana sebelum masalah muncul.
- Menyertakan waktu untuk komunikasi dan koordinasi
Estimasi waktu saat mengerjakan proyek tidak hanya menentukan kapan hasil akhir selesai dikerjakan.
Jangan lupa juga memikirkan tentang prosesnya, seperti rapat mingguan, pembaruan status, dan evaluasi internal untuk memperkirakan waktu dengan tepat.
- Menyediakan perkiraan waktu tambahan
Ruang ekstra dalam estimasi waktu sangat penting untuk mengantisipasi gangguan saat menyelesaikan proyek.
Menyisihkan waktu tambahan sebesar 10% – 20% untuk setiap tahap penting proyek, dapat mengurangi tekanan saat muncul kendala yang tidak terduga.
Baca Juga: Time Management 101, Langkah-Langkah Praktis Mengelola Waktumu Agar Produktif
- Menyampaikan perubahan kepada pihak yang terkait
Jika terdapat perubahan jadwal, semua pihak yang terlibat perlu mendapatkan informasi secepatnya. Pastikan untuk melakukan komunikasi yang terbuka untuk menjaga ekspektasi tetap selaras untuk semua tim.
- Memberi prioritas pada tugas berdampak besar
Menyelesaikan elemen kunci lebih dulu membantu menjaga proyek tetap bergerak ke arah yang tepat.
Jadi, pastikan memberikan prioritas utama pada tugas-tugas yang berdampak signifikan terhadap jalannya proyek.
Dengan melakukan langkah-langkah di atas, kamu kemungkinan besar bisa membuat estimasi waktu yang lebih sempurna saat mengerjakan proyek. ***