Pejuangkantoran.com - Tahukah kamu, perusahaan di seluruh dunia kehilangan produktivitas dan uang karena manajemen yang buruk sehingga karyawan tidak merasa terlibat dalam pekerjaannya?
Sebenarnya, meningkatkan produktivitas di tempat kerja tidak selalu harus dengan teknologi canggih atau sistem rumit.
Salah satu cara paling sederhana dan murah adalah dengan memperbaiki cara manajer mengelola timnya.
Masalahnya, banyak manajer tidak tahu cara mereka sudah efektif atau belum karena mereka jarang dapat masukan.
Di Amerika Serikat, misalnya, hanya 42% karyawan yang pernah secara resmi diberi kesempatan untuk memberi feedback kepada manajernya.
Bahkan antar sesama manajer pun, hanya 36% yang saling memberi feedback secara resmi.
Akibatnya, banyak manajer jadi tidak sadar kalau gaya kepemimpinan mereka perlu ditingkatkan.
Baca Juga: 5 Cara Manajer Bantu Karyawan agar Kinerjanya Lebih Terlihat, Jangan Dibiarkan Berjuang Sendirian!
Sebuah riset dari Gallup mencoba membongkar hal ini.
Mereka meneliti lebih dari 2.700 manajer dan 12.000 lebih karyawan, lalu membandingkan pandangan manajer soal kepemimpinan mereka dengan pandangan dari tim yang mereka pimpin.
Hasilnya cukup mengejutkan.
Apakah manajer sudah cukup baik?
Secara umum, manajer cukup baik dalam hal-hal dasar seperti menjawab pertanyaan, bersikap ramah, dan memberi informasi.
Sayangnya, perilaku ini justru paling sedikit pengaruhnya ke keterlibatan karyawan.