Kalau mau orang-orang merekomendasikan kamu, pastikan profil LinkedIn kamu rapi, foto dalam mode formal, dan informasinya pun lengkap.
Ingat, koneksi di LinkedIn yang merekomendasikan berarti juga “meminjamkan” reputasi mereka untuk kamu. Jadi, tunjukkan bahwa kamu serius dan bisa dipercaya.
Baca Juga: Tren Busy Bragging: Ajang Pamer Kesibukan di Tempat Kerja sampai Kewalahan. Demi Apa, Sih?
4. Permudah mereka untuk membantu kamu
Sertakan link ke CV atau portofolio yang bisa langsung dibuka dan dibagikan. Bisa taruh di Google Drive atau layanan serupa.
Lengkapi juga kontak di CV supaya orang tidak perlu bolak-balik menanyakan info tambahan. Semakin mudah, semakin besar peluang dibantu.
5. Update kalau ada perkembangan
Kalau ada yang membantu dan ternyata membuahkan hasil, langsung kabari. Ucapkan terima kasih. Ini bukan cuma soal sopan santun, tetapi juga membuat hubungan kalian tetap baik. Siapa tahu mereka bisa membantu lagi di tahap berikutnya.
Baca Juga: 'Hanya Namamu dalam Doaku' Angkat Dinamika Hubungan Pengidap ALS dengan Para Caregiver-nya
Contoh postingan LinkedIn
“Halo teman-teman, saya sedang mencari kesempatan kerja sebagai Content Writer di Jakarta, khususnya di startup kreatif seperti Kitabisa atau Narasi. Saat ini saya sudah punya 2 tahun pengalaman menulis untuk media online dan brand lifestyle. Kalau ada yang tahu lowongan atau bisa menghubungkan saya dengan tim di sana, akan sangat membantu.
Ini link CV saya: [tautan]. Silakan dibagikan kalau berkenan. Terima kasih banyak atas bantuannya!”
Dengan mengikuti cara ini, permintaan kamu akan lebih jelas, spesifik, dan mudah ditindaklanjuti.
Ingat, koneksi di LinkedIn sebenarnya banyak mau membantu, tetapi kamu perlu mempermudah mereka untuk melakukannya.