Pejuangkantoran.com - Bagi sebagian orang, penilaian kerja hanya menjadi momen formalitas tahunan, hingga kadang malas menjalaninya.
Namun, kalau kamu lihat dari sisi yang lain, penilaian kinerja sebenarnya bisa jadi kesempatan emas buat mengecek perjalanan karir kamu.
Ini sekaligus juga bisa menunjukkan ke atasan kalau kamu performa kamu dan kesiapan kamu untuk melangkah lebih jauh.
Masalahnya, banyak pekerja yang datang ke sesi penilaian kinerja tanpa persiapan.
Akhirnya, obrolan cuma berjalan searah, menjadi pendengar pasif, dan hasilnya pun sering tidak sesuai harapan.
Padahal, kalau kamu mau sedikit investasi waktu buat menyiapkan diri, sesi ini bisa berubah jadi percakapan dua arah yang membuat kamu lebih paham posisi saat ini.
Ini juga bisa menjadi kesempatan untuk memberitahukan pencapaian yang telah kamu lakukan dan bisa dibanggakan serta langkah apa yang mau kamu ambil ke depan.
Nah, agar penilaian kinerja tidak sekadar basa-basi, ada beberapa hal yang bisa kamu lakukan.
Baca Juga: 7 Pencapaian di Usia 40 Tahun, Salah Satunya Sudah Punya Circle yang Tetap. Kamu Setuju?
- Catat semua pencapaian
Jangan tunggu akhir tahun untuk mengingat-ingat apa saja yang sudah kamu lakukan.
Biasakan simpan catatan kecil tentang proyek yang sukses, target yang tercapai, atau bahkan apresiasi dari rekan kerja dan atasan.
Kalau bisa, ukur dampaknya dengan angka. Misalnya, “berhasil meningkatkan penjualan 20%” atau “menghemat biaya operasional sebesar sekian”.
Mengapa ini penting? Karena pencapaian inilah yang bisa menjadi bahan kuat kalau kamu mau mengobrol soal promosi, kenaikan gaji, atau tanggung jawab baru.
- Jangan takut bahas kegagalan
Kegagalan itu wajar, yang penting kamu bisa menunjukkan apa yang sudah dipelajari.