kubikel

Jangan Panik Dulu Kalau Kamu Belum Juga Dipanggil Interview, Bisa Jadi Ini Alasannya!

Senin, 20 Oktober 2025 | 09:10 WIB
Ilustrasi: Bagaimana memasukkan skill penjualan ke daftar pengalaman kerja di CV? (Freepik/Drazen Zigic)

PejuangKantoran.com - Sudah mengirim banyak lamaran kerja, tetapi belum juga ada panggilan wawancara memang membuat jengkel. Apalagi kalau kamu merasa kualifikasi sudah cocok. Kamu jadi mulai bertanya-tanya apa yang salah dengan diri kamu.

Tenang dulu. Belum tentu ada yang salah di kamu. Kadang ada hal kecil, bahkan di luar kendali, yang menyebabkan lamaran kamu belum dilirik perekrut.

Cek lagi, kamu melamar pekerjaan yang tepat atau tidak?

Kadang, masalahnya bukan di CV atau pengalaman, tetapi di posisi yang kamu incar. Berikut dua kemungkinannya.

Baca Juga: Jepang Terapkan JESTA: Aturan Baru bagi Wisatawan Indonesia yang Ingin Liburan Tanpa Visa

  1. Kamu belum memenuhi semua kualifikasi

Sebenarnya, selama kamu sudah bisa memenuhi bagian penting dari syarat kerja, lamaran tetap layak dicoba. Namun, kalau ada syarat wajib seperti sertifikasi, gelar, atau pengalaman teknis yang tidak kamu miliki, sebaiknya kamu cari posisi yang lebih cocok dulu.

Ada aturan 60-20-20 dari pelatih karier Yolanda Owens, yaitu kamu sebaiknya sudah bisa menguasai 60% dari tugas utama, lalu sisanya untuk beradaptasi dan belajar hal baru.

Dengan begitu, kamu tetap punya ruang untuk berkembang tanpa terlalu terbebani di awal kerja.

  1. Kamu justru terlalu berkualifikasi

Terlalu berpengalaman juga bisa membuat rekruter ragu. Mereka mungkin khawatir kamu akan menawar gaji tinggi atau cepat bosan.

Jika kamu merasa ini masalahnya, cobalah atur kembali CV kamu. Fokus di keterampilan, bukan lamanya pengalaman. Di surat lamaran, kamu juga bisa jelaskan alasan tetap tertarik dengan posisi itu.

Namun, bisa jadi masalahnya datang dari faktor luar

Ingat, tidak semua hal bisa kamu kendalikan dalam proses rekrutmen. Kadang lamaran yang sudah bagus pun tetap belum dapat panggilan karena ada hal lain di balik layar. Ini beberapa alasannya.

  1. Kandidat internal sudah disiapkan

Beberapa perusahaan membuka lowongan hanya sebagai formalitas karena sudah punya orang dari dalam. Jadi, kalau kamu merasa diabaikan, bisa jadi posisinya memang sudah “diisi” dari awal.

Baca Juga: @america Gelar Career Fair, Kapan Lagi Bisa Cari Kerja dan Dapat Ilmu dari Para Speaker Andal!

Halaman:

Tags

Terkini