4 Alasan Utama CV dan Surat Lamaran Kamu Tidak Dilirik Rekruter

photo author
Elga Windasari, Pejuang Kantoran
- Minggu, 19 Oktober 2025 | 14:26 WIB
Belum mendapatkan panggilan wawancara bukan berarti kamu tidak kompeten, ada sejumlah hal yang mungkin harus kamu perbaiki dalam surat lamaranmu. (Pejuangkantoran.com/Made with Google AI)
Belum mendapatkan panggilan wawancara bukan berarti kamu tidak kompeten, ada sejumlah hal yang mungkin harus kamu perbaiki dalam surat lamaranmu. (Pejuangkantoran.com/Made with Google AI)

Pejuangkantoran.om - Kamu sudah mengirim banyak lamaran, CV sudah rapi, bahkan surat lamaran (cover letter) pun sudah ditulis sebaik mungkin. Namun, kamu tetap belum juga ada panggilan wawancara. Rasanya nyesek, apalagi kalau kamu sangat yakin memenuhi semua syarat. 

Ternyata, peluang untuk dipanggil wawancara bukan hanya soal pengalaman atau kemampuan teknis. Ada banyak faktor lain yang bisa menyebabkan lamaran kamu tersingkir sebelum sempat dilirik perekrut.

Berikut beberapa alasan paling umum kamu belum juga mendapat panggilan wawancara serta apa yang bisa diperbaiki agar peluang kamu makin besar.

  1. CV kurang menarik atau tidak lolos sistem

Banyak perekrut hanya butuh hitungan detik untuk menilai sebuah CV. Jadi, kalau tampilannya berantakan, terlalu padat, atau malah banyak typo, kemungkinan besar akan langsung dilewati.

Selain itu, banyak perusahaan pakai ATS (Applicant Tracking System) untuk menyaring lamaran. Sistem ini mencari kata kunci dan kualifikasi tertentu.

Jika CV kamu tidak mengandung kata yang sesuai, bisa jadi lamaran kamu tidak pernah sampai ke tangan manusia.

Baca Juga: 5 Langkah Mudah Membuat Surat Lamaran yang Kuat dan Meyakinkan Rekruter Ketika Kamu Berganti Karier

Solusinya adalah:

  • Sesuaikan CV untuk setiap lamaran. Jangan mengirim bentuk template yang sama ke semua perusahaan. Tunjukkan pengalaman dan keterampilan yang paling relevan dengan posisi itu.
  • Jangan asal menulis CV dengan kata kunci. Perekrut dan sistem bisa mendeteksi “trik” seperti itu dengan mudah. Tambahkan kata kunci hanya di bagian yang relevan dan tetap alami.
  1. Format CV tidak efektif

CV yang susah dibaca bisa membuat perekrut kehilangan minat. Gunakan format bersih dengan heading jelas dan bullet points agar informasi mudah dipindai.

Gunakan bahasa yang berorientasi hasil, bukan cuma tanggung jawab. Misalnya, ubah “Mengelola media sosial” menjadi “Meningkatkan engagement media sosial hingga 35% melalui strategi konten”.

Sebelum kirim, baca kembali CV kamu. Satu typo kecil saja bisa menyebabkan perekrut ragu soal ketelitian kamu.

Baca Juga: 6 Jenis Font yang Pantang Untuk Kamu Pakai Dalam Menulis Surat Lamaran dan CV

  1. Terlalu banyak info yang tidak relevan

CV bukan riwayat hidup lengkap. Fokuslah pada pengalaman yang relevan dengan posisi yang kamu incar. Jika kamu punya karier panjang, cukup ringkas peran lama atau pekerjaan yang kurang relevan.

  1. Meremehkan surat lamaran

Banyak orang meremehkan surat lamaran, padahal ini bisa jadi kesempatan untuk menonjolkan kepribadian dan motivasi kamu. Surat ini penting kalau kamu:

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Sigit Triwahyu

Sumber: The Muse

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X