Pejuangkantoran.com – Salah satu tugas penting seorang host live-streaming/live-commerce adalah bagaimana ia bisa membuat audiens betah, terlibat, dan pada akhirnya membeli barang/jasa yang ia jual.
Hal ini krusial dalam persaingan live-streaming/live-commerce. Persaingan di TikTok Live, Shopee Live, dan Instagram Live sangat tinggi.
Untuk bisa mencapai tujuan tersebut (audiens betah dan pada akhirnya membeli), salah satu keterampilan penting yang harus dikuasai host live-streaming/live-commerce adalah on-camera presence (karisma di depan kamera).
Berikut ini alasan-alasan mengapa on-camera presence itu penting bagi seorang host live streaming/live-commerce:
1. Live-streaming adalah media visual, oleh karena itu kesan pertama ditentukan oleh on-camera presence
Dalam 3–8 detik pertama, penonton memutuskan, apakah:
- Tetap menonton;
- Menggeser ke live lain;
- Atau menutup aplikasi.
On-camera presence yang kuat membuat host langsung terlihat:
- Percaya diri;
- Profesional;
- Menyenangkan;
- “Worth watching”.
Baca Juga: 9 Keterampilan Sebagai Host Live-Streaming yang Harus Kamu Kuasai Agar Kompetitif!
2. Penonton online hanya melihat host melalui layar, sehingga karismanya harus bisa “menembus” kamera
Berbeda dengan komunikasi tatap muka, live-streaming memakai medium kamera yang bisa membuat ekspresi dan energi host berkurang, tidak sesuai aslinya.
Maka host perlu:
- Ekspresi lebih jelas;
- Energi lebih tinggi;
- Senyum lebih tegas;
- Suara lebih bervariasi.
Jika tidak, penonton akan merasa host:
- Kaku;
- Tidak ramah;
- Tidak menarik;
- Tidak profesional.
Kesan-kesan seperti ini bisa membuat audiens pergi dalam hitungan detik.
3. On-camera presence meningkatkan rasa percaya (trust building)