- Tetap tenang;
- Tetap tersenyum;
- Tetap menjaga energi;
- Bisa improvisasi;
- Tidak membuat suasana canggung.
Inilah skill penting banget yang biasanya membuat brand atau seller mau membayar host lebih mahal.
7. Konversi penjualan sangat dipengaruhi oleh vibe host
Penonton membeli bukan hanya karena produk, tapi karena siapa yang menjelaskan produk itu.
Jika host terlihat:
- Tidak yakin;
- Bingung;
- Canggung;
- Membosankan.
Maka minat beli audiens bisa langsung turun. Sebaliknya, host yang on-cam presence-nya kuat memberi sinyal:
- “Produk ini worth it.”
- “Saya percaya host-nya.”
- “Saya nyaman mendengarnya.”
Vibe adalah bagian dari persuasi, dan persuasi adalah inti live-commerce yang bisa membuat audiens melakukan check out atau pembelian. ***
Artikel Terkait
TikTok Shop Makin Kalahkan Shopee, Ini Tips Jualan di TikTok Shop Biar Makin Cuan
Zhang Yiming Otak Di Balik Berdirinya Tik Tok Yang Saat Ini Mempunyai Kekayaan Senilai Rp714,1 Triliun!
Soal Pembatasan Diskon Ongkir E-Commerce yang Diatur Komdigi, Pos Indonesia Bilang Begini
Amazon vs eBay: Dengan Karakteristik Masing-masing, Siapa yang Bakal Menguasai e-Commerce?
6 Cara Sistematis untuk Memahami Audiens Agar Komunikasi Kamu Menjadi Efektif
Host Live-Streaming Butuh Modal 5 Keterampilan Komunikasi Ini Agar Bisa Laku