Pejuangkantoran.com – Kita semua tentu tahu dan mungkin pernah memanfaatkan layanan seperti Halodoc atau Alodokter. Ini adalah digital healthcare.
Digital healthcare adalah pendekatan layanan kesehatan yang memanfaatkan teknologi digital untuk mencegah, mendiagnosis, memantau, mengobati, dan mengelola kesehatan pasien secara lebih efisien, terjangkau, dan berkelanjutan.
Digital healthcare mengintegrasikan teknologi informasi, data, dan perangkat digital ke dalam seluruh ekosistem layanan kesehatan, baik klinis maupun non-klinis.
Digital healthcare sudah umum diterapkan secara nyata di Indonesia dan global dengan tujuan meningkatkan akses, kualitas layanan, dan efisiensi sistem kesehatan.
Menariknya, seperti yang disampaikan di globenewswire.com, pasar digital healthcare mengalami peningkatan yang tinggi.
Proyeksinya, tahun 2030 mencapai kurang lebih USD 573–946 miliar. Bahkan towardshealtcare.com memprediksi hingga USD 1299,48 miliar di tahun 2035.
Pertumbuhan ini akan berdampak pada kebutuhan sejumlah profesional multidisplin yang mendukung digital healthcare, yaitu:
- Peran Klinis dan Medis (Clinical Domain)
Tugas: Menjaga validitas medis, keselamatan pasien, dan kepatuhan klinis.
- Dokter (Umum dan Spesialis)
- Memberikan layanan klinis (telekonsultasi, review data pasien);
- Menyusun clinical pathway berbasis digital;
- Menjadi medical advisor untuk pengembangan produk.
- Tenaga Kesehatan Lain
- Perawat (tele-nursing, remote monitoring);
- Apoteker (e-resep, medication management);
- Psikolog / Psikiater (tele-mental health).
- Clinical Governance / Medical Director
- Menjamin standar pelayanan medis;
- Menyelaraskan produk digital dengan etika kedokteran;
- Mengelola risiko klinis.
Baca Juga: Lulusan Kesehatan Masyarakat Bisa Melamar Lowongan Product Specialist di Johnson & Johnson MedTech
- Peran Teknologi (Technology dan Engineering)
Tugas:
- Software Engineer / Developer
- Backend, frontend, mobile app;
- Integrasi sistem (API, EHR, BPJS, lab, farmasi);
- Keamanan dan skalabilitas system.
- Health IT Specialist
- Implementasi EHR/EMR;
- Interoperabilitas (HL7, FHIR);
- Integrasi dengan sistem rumah sakit dan pemerintah.
- Cloud dan Infrastructure Engineer
- Manajemen server dan data center;
- High availability dan disaster recovery;
- Compliance dengan standar keamanan data kesehatan.
- Peran Data, AI, dan Analitik
Tugas:
- Data Analyst
- Analisis perilaku pengguna/pasien;
- Monitoring performa layanan klinis;
- Reporting ke manajemen dan regulator.
- Data Scientist / AI Engineer
- Pengembangan algoritma diagnosis bantu;
- Predictive analytics (risiko penyakit, readmission);
- Personalisasi perawatan.
- Clinical Informatics Specialist
- Menjembatani data, teknologi, dan praktik klinis;
- Menerjemahkan kebutuhan klinis ke sistem digital.