PejuangKantoran.com - Konsultasi dengan dokter kandungan dan kebidanan (obstetri dan ginekologi), entah itu untuk konsultasi kehamilan atau masalah kesehatan reproduksi lainnya, membuat dokter harus memeriksa organ intim wanita. Hal ini membuat sebagian wanita memilih untuk memeriksakan diri ke dokter kandungan wanita.
Pertanyaannya kemudian, mengapa dokter kandungan kebanyakan laki-laki, padahal bidang ini fokus pada kesehatan reproduksi perempuan?
Pertanyaan ini sempat ramai dibahas setelah fotografer natural light terkenal, Alex Cameron, melemparkannya ke Instagram. Untungnya, ada jawaban langsung dari seorang ahli di bidangnya: Dr. Anita Mitra, ginekolog yang aktif berbagi edukasi di media sosial dengan nama akun @gynaegeek.
Baca Juga: WhatsApp Bakal Punya Fitur untuk Mengambil Foto dari Facebook dan Instagram secara Langsung
Dalam salah satu video edukasinya, Dr. Mitra menjelaskan beberapa alasan mengapa dokter kandungan kebanyakan laki-laki. Tetapi sebelumnya, perlu kita pahami dulu apa sebenarnya ginekologi.
“Ginekologi mencakup segala hal yang berkaitan dengan rahim, saluran tuba, ovarium, vulva, vagina, dan hormon.
"Termasuk juga kondisi seperti kanker, endometriosis, fibroid, PCOS, menopause, kesuburan, masalah kandung kemih, dan prolaps,” jelas Dr. Mitra.
Alat medis yang belum ramah perempuan
Salah satu alasan yang cukup mengejutkan, menurut Dr. Mitra, ada pada peralatan medisnya. Banyak instrumen bedah yang dirancang untuk ukuran tangan pria, yang besar dan berat.
Baca Juga: Membalas Email sambil Menerima Telepon Tidak Membuat Pekerjaan Selesai Lebih Cepat, Tahu Kenapa?
“Alat-alat bedah biasanya dirancang untuk tangan pria yang lebih besar. Sebagai seseorang dengan tangan kecil, ini bisa jadi tantangan.
"Sampai saat ini, saya belum pernah mendengar ada perusahaan yang memproduksi alat-alat bedah khusus untuk tangan perempuan yang lebih kecil,” kata Dr. Mitra.
Jadi, dari sisi ergonomi saja, sudah ada tantangan tersendiri buat perempuan yang ingin menekuni spesialisasi ini.
Pilihan spesialisasi: obstetri vs ginekologi
Artikel Terkait
“Tak Sempurna”: Duet Canti dan Adipati Dolken yang Jujur dan Emosional
Kepala HR Astronomer yang Kepergok Selingkuh di Konser Coldplay, Kristin Cabot Resign
Bukan Sekadar Hobi: Ini Cara Seru Menambah Teman dan Mengisi Waktu Luang
8 Kesalahan Menggunakan Sunscreen, Jangan Lakukan Lagi Biar Kulit Terawat
Fenomena Alone Together Melanda Gen Z dan Millenial. Apa Itu dan Bagaimana Cara Menghindarinya?
Begitu Pentingnya Pertemanan, Berikut Ini Arti Pertemanan Dalam Pandangan Filsuf dan Pakar Kesehatan.
Komunikasi Interpersonal Itu Sangat Penting di Kantor. Berikut Ini 7 Manfaatnya!