kubikel

Agar Komunikasimu Efektif dan Berikan Hasil Kerja yang Optimal, Kombinasikan Tiga Pilar Aristotle Ini di Kantor

Senin, 6 April 2026 | 11:05 WIB
Agar komunikasi kamu efektif dan memberikan hasil kerja yang optimal, kombinasikan tiga pilar Aristotle, yaitu logos, pathos, dan ethos. (Pejuangkantoran.com/Made with Google AI)
  • Memimpin tim
    • Memahami kondisi anggota apakah ada gejala burnout atau alami tekanan kerja dan memberi apresiasi yang tulus.
    • Contoh: Memberikan dispensasi khusus kepada anggota tim yang terlihat mengalami burnout saat sedang mengalami masalah pribadi.
  • Menyampaikan ide
    • Menceritakan bagaimana idenya akan berdampak ke manusia, bukan hanya angka.
    • Contoh: “Program ini bukan cuma efisien, tapi bisa mengurangi beban kerja tim support yang selama ini lembur.”
  • Resolusi konflik
    • Mendengarkan, bukan langsung membantah.
    • Contoh: Memberikan usulan solusi jalan tengah dengan mempertimbangkan pendapat-pendapat kedua belah pihak.

Orang-orang yang kuat di pilar pathos biasanya disukai tim karena mampu membangun trust emosional dan bisa berkomunikasi dengan hangat dan relatable.

3. Ethos (kredibilitas dan karakter)

Pilar ini mengggambarkan seberapa besar orang percaya pada integritas, kompetensi, dan reputasimu dan membuktikan bahwa kamu layak dipercaya.

Penerapan pilar ini di kantor akan terlihat pada:

  • Konsistensi kerja
    • Janji ditepati dan deadline tidak molor.
  • Keahlian
    • Diakui sebagai “go-to person” di bidang tertentu. Go-to person adalah istilah untuk seseorang yang bisa diandalkan dan menjadi rujukan utama ketika orang lain membutuhkan bantuan, informasi, atau solusi dalam bidang tertentu.
  • Integritas
    • Tidak memanipulasi data serta transparan dalam keputusan.

Baca Juga: Bounded Choice Itu Bukan Manipulatif dan Bisa Membuat Kerja Tim Menjadi Lebih Efektif

Orang-orang yang kuat di pilar ethos, biasanya bisa dipercaya tanpa perlu banyak menjelaskan, ucapannya punya bobot sehingga punya reputasi profesional.

Jika pilar ini lemah, ia tetap tidak dipercaya meskipun argumentasinya bagus dan kuat (logos). Ketika seseorang dengan ethos yang lemah melakukan pendekatan emosional (pathos), ia bisa dianggap manipulatif.

Oleh karena itu, kamu harus mampu mengombinasikan ketiganya agar komunikasi kamu bisa efektif dan memberikan hasil yang optimal. ***

Halaman:

Tags

Terkini