kubikel

Gunakan 5 Why Analysis Untuk Mengetahui Akar Masalah. Analisis Ini Efektif Diterapkan Pada Apa?

Rabu, 6 Mei 2026 | 14:21 WIB
Untuk menemukan akar masalah, kamu bisa menggunakan 5 Why Analysis. (Pejuangkantoran.com/Made with Google AI)

Analisis ini biasanya dilakukan secara tim dan tidak harus selalu tepat 5 kali. Yang penting adalah ditelusuri sampai ketemu akar masalahnya.

Paling Efektif Digunakan Pada Apa?

Secara prinsip, 5 Why Analysis bersifat lintas sektor, bukan milik satu bidang tertentu. Namun, efektivitasnya paling tinggi pada pekerjaan yang memiliki proses berulang, terukur, dan dapat diobservasi secara langsung, seperti contoh di atas.

Dalam siklus DMAIC (Define–Measure–Analyze–Improve–Control), 5 Why Analysis ini adalah ada di fase Analyse.

5 Why Analysis ini bukannya tanpa kekurangan/keterbatasan. Analisis model ini sangat tergantung pada kualitas pertanyaan dan diskusi dalam tim. Jawaban bisa bias jika tidak didasari dengan data yang valid.

Baca Juga: Problem Solving, Salah Satu Modal IT Analyst untuk Menjembatani Kebutuhan Bisnis dan Solusi Teknis

Dan, analisis model ini tidak cocok digunakan untuk menyelesaikan masalah yang kompkeks dengan multi-variabel. Untuk itu perlu dikombinasikan dengan tools lain seperti Fishbone Diagram.

Catatan penting dalam mengaplikasikan 5 Why Analysis adalah:

  • Gunakan data sebagai dasar setiap jawaban “why”.
  • Hindari jawaban yang terlalu cepat menyimpulkan.
  • Validasi setiap level penyebab sebelum lanjut ke “why” berikutnya. 

***

Halaman:

Tags

Terkini