- kuat di eksekusi,
- mampu mengoordinasikan banyak pihak,
- tahan tekanan,
- dan berhasil membawa proyek/ternasformasi besar menjadi nyata,
Dari keberhasilan itu mereka akhirnya dianggap layak memimpin perusahaan secara keseluruhan.
Yang membedakan antara CEO dengan PM adalah CEO memimpin organisasi permanen sementara PM memimpin organisasi sementara yang dibentuk untuk mencapai target tertentu.
Menariknya, konsep ini makin relevan saat ini. Banyak perusahaan modern yang mengandalkan project-based, transformation-driven, agililty (kelincahan), dan cross-functional.
Peluangnya, banyak organisasi melihat PM bukan lagi sekadar “koordinator”, tetapi ia adalah seorang business integrator, execution leader, dan bahkan calon executive leadership pipeline.
Mungkin saat ini kamu menjadi seorang project manager yang bisa jadi tidak punya titel jabatan. Namun keterampilan dan potensi kamu sebagai project manager bsia menjadi jalan karier kamu sampai di jabatan puncak, seorang CEO! ***