- kuat di eksekusi,
- mampu mengoordinasikan banyak pihak,
- tahan tekanan,
- dan berhasil membawa proyek/ternasformasi besar menjadi nyata,
Dari keberhasilan itu mereka akhirnya dianggap layak memimpin perusahaan secara keseluruhan.
Yang membedakan antara CEO dengan PM adalah CEO memimpin organisasi permanen sementara PM memimpin organisasi sementara yang dibentuk untuk mencapai target tertentu.
Menariknya, konsep ini makin relevan saat ini. Banyak perusahaan modern yang mengandalkan project-based, transformation-driven, agililty (kelincahan), dan cross-functional.
Peluangnya, banyak organisasi melihat PM bukan lagi sekadar “koordinator”, tetapi ia adalah seorang business integrator, execution leader, dan bahkan calon executive leadership pipeline.
Mungkin saat ini kamu menjadi seorang project manager yang bisa jadi tidak punya titel jabatan. Namun keterampilan dan potensi kamu sebagai project manager bsia menjadi jalan karier kamu sampai di jabatan puncak, seorang CEO! ***
Artikel Terkait
Apa Itu Project Management, yang Masih Menjadi Pilihan Karir yang Sangat Diminati Tahun 2024?
5 Tahap Project Management, dari Inisiatif hingga Hasil Akhir yang Diharapkan
Sering Diabaikan di Komputer, Padahal Microsoft Excel Punya Banyak Kelebihan Sebagai Project Management
Karier Stagnan Bukan Satu-satunya Dampak Karena Internal Mobillity Rate di Perusahaan Rendah. Cek Lainnya!
CEO Apple John Ternus Diharapkan Lebih Bernyali sebagai Penentu Masa Depan Perusahaan