PejuangKantoran.com - Menerima panggilan interview kerja di perusahaan yang jadi impian tentu tidak boleh disia-siakan. Adalah hak kamu untuk mengambil peluang yang lebih baik. Saat ini interview kerja sudah banyak yang dilakukan melalui Zoom meeting atau after office hours. Sayangnya, panggilan wawancara kali ini dilakukan saat jam kantor. Kira-kira, apa alasan saat izin ke kantor untuk interview kerja?
Kalau kantor kamu menganut jam kerja yang fleksibel, hal ini tentu tidak menjadi masalah. Situasinya berbeda kalau kantor kamu tipe 9 to 5, atau kebetulan kamu ada project yang harus dilakukan hari itu. Membuat alasan izin ke kantor untuk interview kerja tentu butuh pemikiran mendalam.
Baca Juga: Haruskah Memberitahu Si Bos Kalau Kamu Mau Interview Kerja di Tempat Lain?
Sebaiknya, kamu menjadwalkan interview kerja saat break makan siang, selepas jam kerja, atau pada akhir pekan. Jika itu tidak bisa dilakukan, paling baik memang mengambil cuti. Tetapi kalau itu pun tidak memungkinkan, ada beberapa alasan saat izin ke kantor untuk interview kerja yang bisa kamu sampaikan:
Ke dokter gigi. Ini alasan yang lebih baik daripada ngaku-ngaku sakit (kamu nggak mau sakit beneran, kan?). Entah itu karena permintaan reschedule dari dokter giginya, ada tambalan di geraham belakang yang copot, atau harus datang karena ada pasien lain yang membatalkan janji.
Memperpanjang SIM. Kamu baru tahu bahwa hari ini jadwal SIM keliling ada di lingkungan rumah, sehingga tidak ingin melewatkan kesempatan yang sudah lama ditunggu.
Izin tugas luar. Mintalah tugas tambahan, meeting, atau menghadiri acara, yang harus dilakukan di luar kantor. Pastikan tugas rutin yang harus kamu lakukan sudah beres. Hindari mengalihkan tugas tersebut pada rekan kerja.
Baca Juga: Haruskah Bon Makanan Dibagi Rata? Ini 5 Etiket Split Bill Saat Makan Bersama di Restoran
Alergimu kumat. Katakan bahwa tangan, kaki, atau badanmu mendadak gatal-gatal sesudah makan sesuatu (padahal, biasanya tidak masalah). Katakan bahwa gejalanya terjadi di bagian tubuh yang tertutup, supaya kamu tidak perlu membuktikannya besok.
Ke bank. Entah itu karena kartu ATM-mu sudah expire sehingga tidak bisa mengambil uang, kartunya “ketelan” di mesin ATM, atau sudah melewati tenggat waktu untuk verifikasi data.
Mengantar orangtua ke bandara. Katakan bahwa sekarang waktunya mengantar orangtua pulang setelah menginap di rumahmu, atau pindah ke rumah saudara yang lain. Sampaikan pada si bos bahwa kamu akan kembali secepatnya.
Ada situasi darurat di rumah. Entah itu gas bocor, petugas PLN datang untuk memperbaiki jaringan, atau tukang yang seharusnya baru bekerja besok tiba-tiba datang. Yakinkan si bos bahwa hal itu bisa diselesaikan dalam dua atau tiga jam saja.
Baca Juga: Habis Pandemi Muncul Tridemik, Masih Bisakah Suntik Vaksin Flu Sekarang?
Ban bocor. Tidak ada yang paling menyebalkan daripada ban motor atau mobil terkena paku, dan kamu harus mencari tukang tambal ban ke sana-kemari.
Hewan piaraanmu sakit. Ini jadi alasan baik jika si bos kebetulan juga paw-parent. Pasti beliau tidak tega mendengar anjing atau kucingmu muntah-muntah dan harus segera diantar ke dokter hewan. Belum lagi muntahnya di atas karpet atau di sofa.