Haruskah Memberitahu Si Bos Kalau Kamu Mau Interview Kerja di Tempat Lain?

photo author
Felicitas Harmandini, Pejuang Kantoran
- Rabu, 23 November 2022 | 09:57 WIB
Ilustrasi: Pikir-pikir dulu sebelum memberitahu atasan bahwa kamu mau interview kerja. (Unsplash/@wocintechchat.com)
Ilustrasi: Pikir-pikir dulu sebelum memberitahu atasan bahwa kamu mau interview kerja. (Unsplash/@wocintechchat.com)

PejuangKantoran.com - Kamu sedang mencari peluang pekerjaan atau lowongan yang lebih menarik dari pekerjaan kamu saat ini. Jika kamu dipanggil untuk wawancara kerja, kamu mungkin bertanya-tanya haruskah memberitahu atasan bahwa kamu sedang interview kerja di tempat lain. Kapan harus memberitahu atasan bahwa kamu sedang melamar pekerjaan baru?

Memutuskan untuk mengumumkan niat kamu untuk interview kerja memang cukup meragukan. Di satu sisi kamu ingin sharing atau minta pendapat teman, kolega, atau konselor terpercaya. Namun bagaimana dengan atasan, haruskah memberitahu si bos bahwa kamu sedang wawancara kerja?

Baca Juga: Habis Pandemi Muncul Tridemik, Masih Bisakah Suntik Vaksin Flu Sekarang?

Kalau kamu masih ragu untuk berbagi pemikiran dengan atasan, atau sebaiknya tetap diam sampai tiba waktunya untuk pindah, berikut beberapa hal yang perlu dipertimbangkan saat ingin memberitahu si bos bahwa kamu mau interview kerja:

Tergantung hubungan kamu dengan si bos
Pahami bagaimana hubungan kamu dengan atasan sebelum menyesal belakangan. Luangkan waktu untuk merenungkan bagaimana kamu bergaul dengan si bos selama ini, bagaimana dinamika interpersonal kamu, dan pendapat si bos tentang kamu. Kalau kalian rukun dan kompak, dan atasan selalu mendukung, kecil kemungkinan keputusanmu untuk berganti pekerjaan akan memengaruhi hubungan kalian. Bahkan mungkin si bos siap untuk membantu memberikan referensi yang baik. Dalam situasi ini, bersikap terbuka tentang interview kerja mungkin diperlukan untuk mendapatkan referensi yang diminta oleh calon pemberi kerja.

Baca Juga: Ketularan Pilek di Kantor, Ini Cara Menghilangkan Pilek dengan Cepat Tanpa Obat

Keuntungan bersama
Atasan yang baik menyadari pentingnya mempertahankan karyawan yang dikenal dan produktif meskipun itu berarti menugaskan mereka ke tim lain. Tetapi kalau kamu karyawan yang baik, atasan cenderung akan membujuk kamu untuk tetap tinggal. Kamu bisa memberitahu atasan bahwa kamu sedang mencari peluang untuk berkembang. Sebelum melamar pekerjaan di tempat lain, lihat apakah atasan kamu bisa membantu kamu menjelajahi peluang internal yang sesuai dengan preferensi kamu.

Waspadai kekurangannya
Dalam keadaan tertentu, memberitahu soal interview kerja terlalu dini bisa membahayakan pekerjaan kamu. Banyak karyawan memilih untuk merahasiakannya, sampai mereka menandatangani surat penawaran untuk posisi di tempat kerja baru tersebut. Kamu pasti tidak ingin si bos berubah sikap, atau berpikir bahwa kamu tidak setia dan tidak akan melakukan yang terbaik kan? Pastikan untuk tetap memenuhi kewajiban kamu saat ini, dan berikan yang terbaik sebelum mengundurkan diri secara resmi.

Baca Juga: 10 Pekerjaan dengan Gaji Tertinggi di Indonesia: Bukan Oil and Gas!

Hindari membuat pengumuman, terutama di media sosial
Kalau kamu ingin merahasiakan interview kerja di perusahaan lain, jangan lakukan apa pun yang membuat atasan atau rekan kerja curiga bahwa kamu sedang mencari pekerjaan. Hindari menggunakan jaringan internet kantor untuk membuat surat lamaran. Meneleponlah dengan ponsel pribadi di luar gedung. Jadwalkan wawancara saat istirahat atau setelah bekerja (bila perlu cuti saja). Selain itu, jangan mem-posting-nya di media sosial. Siapa yang tahu calon pemberi kerja akan mengecek media sosialmu, dan menganggap kamu tidak profesional?

Jadi, pikir-pikir dulu sebelum memberitahu atasan bahwa kamu mau interview kerja ya.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Felicitas Harmandini

Sumber: indeed.com

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X