“Kalau besok saya harus mem-PHK karyawan, malamnya pasti perut saya mulas dan saya nggak bisa tidur membayangkan besok harus menyampaikan kabar buruk buat karyawan,” ucap Adrian, sebut saja begitu, Head of HR di sebuah kantor di wilayah Tebet, Jakarta Selatan.
Cara terbaik untuk menangani PHK adalah mempersiapkan diri sebaik mungkin sebelum rapat dengan karyawan. Kepala SDM harus mengumpulkan semua informasi yang diperlukan, dari ulasan kinerja karyawan sampai riwayat kompensasi.
Baca Juga: Apa yang Harus Dilakukan Saat Teman dapat Promosi Kerja dan Kamu Gagal?
“Ini akan membantu Anda lebih memahami apa yang perlu didiskusikan dengan mereka untuk mengetahui mengapa mereka yang diminta keluar,” ujar Tyler-Smith.
Dia percaya yang paling penting adalah menjelaskan mengapa PHK terjadi, dan apa yang diharapkan dari karyawan yang di-PHK sebelum mereka pergi. Selain itu, tim HR harus memastikan bahwa karyawan diperlakukan dengan baik dalam prosesnya.
Akan lebih baik jika kepala SDM bekerja sama dengan eksekutif senior dan pemimpin lainnya selama proses berlangsung, sehingga setiap orang selaras dengan keputusan dan tindakan utama.
Namun sesulit apapun prosesnya, kepala SDM harus tetap fokus pada apa yang terbaik bagi organisasi, dan tidak terjebak dalam perasaan atau emosi pribadi.