kubikel

9 Cara Terbaik Agar Tugas yang Didelegasikan Berjalan dengan Baik

Rabu, 10 Mei 2023 | 14:56 WIB
ilustrasi bekerja (Freepik/Tirachardz)

PejuangKantoran.com - Ada seorang manajer yang memberikan nasihat, “Saat tim mengerjakan pekerjaan yang kamu delegasikan dan sudah selesai 90%, beralihlah ke pekerjaan selanjutnya.”

Maksud dari nasihat ini adalah saat kamu sebagai atasan mendelegasikan tugas kepada anak buah, beri kepercayaan kepada mereka untuk menyelesaikannya.

James E. Taylor, Chief Diversity, Inclusion, and Talent Management Officer, mengatakan bahwa jika kamu selalu mengawasi hingga pekerjaan itu selesai, karyawan justru mereka kamu tidak mempercayai mereka dan dianggap membatasi kreativitas mereka dalam bekerja.

Cara yang kamu dan anak buah lakukan mungkin berbeda, tetapi hasil yang dituju sama, yaitu kesuksesan.

Baca Juga: 6 Cara War Tiket Konser Coldplay, Simak Biar Tak Kehabisan Tiket!

Menurut James, banyak pemimpin yang tidak bisa menerima pekerjaan yang tidak “sempurna”. Hal itu membuat mereka enggan mendelegasikan tugas dan lebih memilih mengerjakannya sendiri.

Itulah mengapa "delegasi" bukan sekadar kata kerja, tetapi juga keterampilan yang diperoleh dan dipelajari dari waktu ke waktu. Ini adalah hal yang sulit untuk dikuasai.

Berikut ada beberapa cara dari James agar tugas yang diberikan oleh atas bisa berjalan dengan benar.

  1. Manfaatkan kekuatan dan kelemahan

Buat tim berdasarkan kekuatan dan kelemahan mereka, sambil juga memberi mereka kesempatan untuk berkembang. Kunci membuat tim yang sukses adalah memilih orang berdasarkan keterampilan yang saling melengkapi.

Jangan takut melibatkan seseorang yang baru memulai karirnya karena orang seperti ini biasanya lebih tertarik belajar topik tertentu, yang membuatnya sangat termotivasi mengerjakan proyek terkait.

Baca Juga: Jenis Soal Tes Kemampuan Dasar dan Core Values untuk Seleksi Rekrutmen Bersama BUMN 2023

  1. Jangan micromanage

Jika kamu sudah memberikan tugas kepada seorang karyawan, jangan mengaturnya secara mikro. Lebih baik berikan saluran komunikasi yang jelas dengan check-in terjadwal untuk memberikan umpan balik dan mengajukan pertanyaan.

Kuncinya adalah membuat karyawan merasa nyaman meminta bantuan.

  1. Berikan kebebasan yang kreatif

Ini akan membuat karyawan terbuka mencari solusi baru yang mungkin tidak terpikirkan. Selain itu, karyawan juga jadi tahu kalau kamu sebagai atasan memercayainya.

Halaman:

Tags

Terkini