PejuangKantoran.com - Apakah kamu tipe yang harus mendengarkan sesuatu saat beraktivitas? Apa pun itu, bisa musik, podcast, atau bahkan suara tayangan YouTube yang tidak jelas.
Jika iya, itu artinya kamu tidak bisa lepas dari background noise atau kebisingan di latar belakang. Jangan merasa sendirian, karena ada beberapa manfaat background noise yang mungkin belum kamu ketahui.
Memang tidak ada salahnya mendengarkan suara-suara saat beraktivitas. Namun, sebenarnya ada kemungkinan dorongan yang lebih dalam di balik keinginan dirimu untuk terus-menerus mendengar background noise.
Baca Juga: Ini 10 Dampak Negatif dalam Hidup Akibat Suka Menunda-nunda Pekerjaan
"Background noise dapat digunakan dalam upaya untuk mengalihkan atau menghindari emosi dan pikiran yang tidak menyenangkan," kata Jenna Carl, seorang psikolog klinis.
Bagi sebagian orang mungkin akan tersiksa dengan situasi yang gaduh. Tapi bagi yang menyukai, ada dasarnya background noise bisa berfungsi sebagai pengalih perhatian.
Menurut Julia Karlstedt, seorang konselor yang berspesialisasi dalam kecemasan dan perfeksionisme, background noise bisa mengisi kapasitas perhatian kita secara maksimal agar tidak merasakan hal-hal yang kita coba hindari.
Jadi, kamu harus melakukannya terus-menerus agar merasa baik-baik saja. Jika berhenti, maka emosi dan pikiran yang tidak menyenangkan biasanya muncul kembali dengan kekuatan penuh.
Kapan background noise menjadi tidak sehat?
Sampai taraf tertentu, memainkan kebisingan latar belakang adalah cara yang sangat bagus untuk mengelola emosi.
Jika kamu merasa kewalahan atau tertekan di tempat kerja, misalnya, ini bisa menjadi cara yang lebih nyaman dibandingkan menangis. Kamu jadi memiliki sesuatu untuk mengalihkan perhatian.
Namun, begini. Kamu tidak seharusnya menghindari emosi yang dirasakan selamanya. Jenna bilang, di satu titik kamu harus bisa mengevaluasi dan memahami perasaanmu.
“Jika kamu mendapati diri selalu mengalihkan perhatian atau menghindari pikiran yang tidak menyenangkan, hal itu dapat memperkuat kecemasan yang ada di balik pikiran tersebut,” jelasnya.
Pada dasarnya, background noise pun tidak dapat mengatasi kecemasan, hanya mendorongnya ke bawah alam sadar.
Jadi, meski baik untuk menahan kekhawatiran, tetapi kamu juga harus bisa mengakui bahwa ada emosi negatif yang mendasarinya, dan mengatasinya melalui jalan yang sehat.