Beberapa contoh metrik adalah, “kunjungan toko bulanan” atau “unduhan buku bulanan”.
Mengapa KPI penting?
Seperti yang disebutkan, KPI adalah cara penting untuk memastikan semua anggota tim mendukung keseluruhan sasaran organisasi. Berikut adalah beberapa alasan terbesar mengapa karyawan memerlukan KPI saat bekerja.
Baca Juga: Ini Penyebab Pendaftar Gagal Seleksi Administrasi Beasiswa LPDP yang Paling Sering Terjadi
● Memertahankan keselarasan tim. Entah itu untuk mengukur keberhasilan proyek atau kinerja karyawan, KPI menjaga tim bergerak ke arah yang sama.
● Memberikan pemeriksaan “kesehatan”. KPI bisa memberikan gambaran realistis tentang kesehatan organisasi, mulai dari faktor risiko hingga indikator keuangan.
● Melakukan penyesuaian. KPI membantu melihat dengan jelas keberhasilan dan kegagalan yang telah terjadi sehingga tim dapat melakukan lebih banyak hal yang berhasil dan lebih sedikit hal yang tidak berhasil.
● Mempertahankan tanggung jawab tim. KPI memastikan karyawan melacak kemajuannya dan membantu manajer menjalankan semuanya.
Jenis-jenis KPI
Sebenarnya, ada banyak jenis KPI. Ada KPI yang digunakan untuk mengukur kemajuan bulanan terhadap suatu tujuan, ada juga yang memiliki fokus jangka panjang.
Namun, satu kesamaan yang dimiliki semua KPI adalah terikat pada tujuan strategis. Berikut penjelasan singkat beberapa jenis KPI yang paling umum.
● Strategis
Gambaran besar KPI ini adalah memantau tujuan organisasi. Atasan biasanya melihat satu atau dua KPI strategis untuk mengetahui bagaimana kinerja organisasi pada waktu tertentu. Contohnya, laba atas investasi, pendapatan, dan pangsa pasar.
● Operasional
KPI ini biasanya mengukur kinerja dalam kerangka waktu yang lebih singkat dan berfokus pada proses dan efisiensi organisasi. Beberapa contohnya adalah penjualan menurut wilayah, biaya transportasi bulanan rata-rata, dan biaya per akuisisi (BPA).