Masuk dan dapatkan situs web OpenAI, latih beberapa petunjuk yang tersedia, dan lihat hasilnya.
2. Kedua, cari sumber daya online untuk memahami bagaimana kamu bisa menerapkan AI pada pekerjaanmu sendiri
Neave menyarankan untuk menemukan video dan artikel YouTube yang memperkenalkan bagaimana ChatGPT, tools AI generatif yang dirilis pada akhir 2022, untuk digunakan dalam berbagai tugas.
Misalnya, kamu bisa meneliti lebih lanjut tentang cara terbaik menggunakan ChatGPT untuk menulis blog, atau membuat tanggapan otomatis ke email pelanggan.
Kamu juga dapat melihat kursus sertifikasi dan pelatihan online, dari University of Michigan, Coursera, dan platform e-learning lainnya.
3. Terakhir, manfaatkan pengetahuan baru tersebut dalam tugas rutin kamu
“Setelah kamu merasa cukup percaya diri untuk menggunakannya, cari dan temukan cara apa pun untuk menggunakannya dalam pekerjaanmu sehari-hari,” kata Neave.
Sebaiknya tanyakan kepada manajer kamu tentang kebijakan perusahaan tentang penggunaan AI dalam pekerjaan kamu sebelum melakukannya.
Baca Juga: Mayoritas Masyarakat Gunakan Teknologi dan AI Untuk Mendukung Pekerjaan
Selain itu minta pemahaman yang jelas tentang apa yang boleh kamu masukkan ke tools AI generatif dan apa yang tidak.
“Misalnya, ada ketentuan umum bahwa pekerja tidak boleh memasukkan data sensitif milik perusahaan ke dalam ChatGPT untuk mendapatkan jawaban, karena ini adalah alat publik,” tambah Neave.
Secara keseluruhan, “Kalau calon pemberi kerja melihat CV kamu, akan jauh lebih efektif kalau kamu bisa mengatakan bahwa kamu sudah terbiasa menggunakan ChatGPT untuk tujuan tertentu. Itu akan menjadi hal yang paling menarik bagi calon pemberi kerja,” pungkasnya.