kubikel

Penawaran Kerja yang Sudah Diberikan Ternyata Bisa Dibatalkan Sepihak, Ini Alasannya

Sabtu, 5 Agustus 2023 | 19:56 WIB
Ilustrasi: Apakah kamu bisa menuntut jika penawaran kerja dibatalkan? (Freepik/Drazen Zigic)

PejuangKantoran.com - Kamu baru saja diwawancarai perusahaan untuk sebuah pekerjaan yang sesuai dengan keterampilan dan pengalamanmu.

Kamu diberitahu bahwa prosesnya akan cepat dan umpan balik dari wawancara itu juga sangat bagus.

Setelah memeriksa referensinya, rekruter kemudian memberikan tawaran lisan. Karena sudah sesuai, kamu tentu saja menerimanya dengan senang.

Baca Juga: Tawaran Kerja Tiba-Tiba Dibatalkan, Bisakah Kamu Meminta Kembali Pekerjaan Lamamu?

Saat menunggu tawaran tertulis, kamu mendapat kabar bahwa ada orang lain yang ingin mewawancaraimu. Itu artinya kamu akan melakukan wawancara lanjutan. Menurut si pewawancara, semuanya masih sesuai jalur.

Sehari kemudian, kamu mendapatkan kabar dari perekrut bahwa kamu ternyata bukan kandidat yang sesuai untuk mengisi posisi yang dibutuhkan. Penawaran kerja yang pernah diberikan padamu pun ditarik.

Kamu yang terkejut, bertanya-tanya, “Memangnya penawaran kerja bisa ditarik?" Ternyata, jawabannya bisa.

Penawaran pekerjaan bisa ditarik karena banyak alasan, yang sebagian besar sah dilakukan, meskipun dampaknya untuk pencari kerja sangat buruk.

Alasan tawaran kerja ditarik

Berikut adalah beberapa alasan paling umum mengapa kamu kehilangan penawaran kerja:

Tidak lulus pemeriksaan latar belakang

Alasan ini jelas dan sangat pantas dilakukan. Jika calon pemberi kerja memiliki persyaratan dasar yang pasti untuk sebuah pekerjaan, dan kamu tidak memenuhinya, kemungkinan besar proses perekrutanmu tidak akan diteruskan meskipun kamu sudah memiliki tawaran lisan atau tertulis di tangan.

Baca Juga: Benarkah Profesi Akuntan Bakal Berakhir Gara-gara Teknologi? Ini Kata Ahli

Persyaratan yang dimaksud misalnya tidak memiliki pendidikan atau lisensi yang diperlukan, memiliki catatan kriminal, dan lain sebagainya.

Tidak merespons pada tenggat waktu

Halaman:

Tags

Terkini