PejuangKantoran.com - Ini persoalan yang sering muncul: kamu makan bersama teman-teman di restoran yang fancy. Sadar harga makanannya over price, kamu memesan kudapan dan minuman saja. Dihitung-hitung, kamu hanya akan membayar Rp75.000 termasuk tax. Namun ketika akan membayar, salah seorang teman langsung mengajak membagi rata bon makanan. Ternyata dia memesan appetizer, makanan utama, dessert, dan dua macam minuman, yang ketika dibagi rata berakibat kamu harus membayar Rp250.000. Haruskah bon makanan dibagi rata seperti ini? Adakah etiket split bill saat makan di restoran?
Sebenarnya, split bill atau istilah lainnya going dutch bisa berarti bayar sendiri-sendiri, atau malah patungan alias membagi rata bon makanan. Membagi rata tagihan makanan sebenarnya untuk mempermudah agar tidak perlu menghitung detail pengeluaran setiap orang. Tetapi terkadang akibatnya salah satu harus membayar lebih banyak dari yang ia makan. Bagaimana sebenarnya aturan split bill saat makan bersama?
Baca Juga: Metode TikTok Ini Bisa Meningkatkan Produktivitas dan Mental Health Kamu
Yang jelas, "Keputusan untuk membagi tagihan harus dilakukan sebelum kamu duduk untuk makan," kata Toni Dupree, pelatih etiket dari Etiquette & Style by Dupree di Houston. "Bukan ketika waiter datang membawa bon makanan." Nah, mari kita lihat etiket split bill saat makan bersama di restoran.
Bagi rata atau tidak?
Untuk membagi rata semua pengeluaran makanan, pertimbangkan kondisi keuangan masing-masing orang. Nggak adil, dong, kalau bill dibagi rata untuk semua orang padahal ada yang memesan makanan lebih banyak (dan mahal-mahal), sedangkan yang lain memesan sedikit saja. Membagi rata bon makanan kurang cocok jika kamu termasuk first jobber yang kondisi keuangannya belum stabil. Namun lebih baik, sampaikan dari awal kalau kamu ingin memisahkan tagihan makanan.
Tanggungjawab jika kamu makan lebih banyak
Sebaliknya, kalau kamu yang makan lebih banyak, kamulah yang harus lebih dulu membayar bagianmu. Jika kamu kalap memesan makanan, kamu tidak boleh membebankan pembayarannya pada orang lain.
Baca Juga: Ini Hal-hal yang Menyebabkan Si Bos Juga Mengalami Burnout
Bagi rata juga tax dan tip-nya
Setelah total makanan dan minuman dihitung menurut pesanan masing-masing orang, bagi rata juga pembagian tax dan tip-nya. "Bagaimanapun cara kamu menghitung tagihan, etiketnya adalah membagi rata juga pajak dan tip-nya," kata Karene Putney, CEO Etiquette Etiquette.
Jangan ragu meminta pisah bon
Kalau pernah punya pengalaman nggak menyenangkan saat makan bersama teman, kamu berhak meminta split bill. Katakan saja, “Nanti bill-nya dipisah, ya!” Atau, sebelum mulai makan, sampaikan pada waiter, “Aku cuma mau ngemil. Tolong pisahkan bonnya,” demikian saran Colin Smith, chef dan pemilik restoran Smith and River di Reno, Nevada.
Bayar utang kamu secepatnya
Biasanya ada teman yang menawarkan diri untuk membayar semua bill, lalu yang lain bisa mentransfer bagiannya. Kalau ini terjadi, “Cobalah untuk membayarnya kembali secepat mungkin,” ujar Thomas Farley, pakar etiket dan penulis kolom Mealtime with Mister Manners di Today.com. Pastikan juga kamu membayar jumlah yang tepat.
Jika kamu yang membayari makanan itu lebih dulu, jangan nggak enakan untuk menagih teman kamu setelah beberapa hari berlalu. Nggak usah basa-basi, hitung pengeluaran masing-masing orang lalu sodorkan jumlahnya. Jadi jelas kan, etiket split bill saat makan bersama?