PejuangKantoran.com - Sudah minggu malam, dan dalam beberapa jam kamu bakal kembali bekerja. Cepat sekali rasanya weekend, tahu-tahu sudah bakal kembali ngantor. Siap-siap monday blues.
Kalau sudah begini, jelang malam begini kepala sudah mulai pusing dan males rasanya buat kerja besok. Bisa jadi ini yang namanya monday blues.
Apa sih monday blues? Monday blues bukanlah bagian dari gangguan klinis, tetapi banyak orang yang mengalaminya. Deskripsi dan penyebab Senin sedih sangat bervariasi, tetapi individu menggambarkannya sebagai perasaan takut untuk memulai minggu kerja.
Baca Juga: Buat yang Besok Work From Cafe, Cobain Gerai Starbucks Berbahasa Isyarat Pertama di Indonesia
Beberapa penyebab Monday Blues termasuk ketidakpuasan kerja atau stres terkait pekerjaan, dan gejalanya cenderung mirip dengan stres. Indikator lainnya termasuk peningkatan detak jantung, sakit kepala, dan otot tegang.
Monday blues mengacu pada perasaan negatif yang dimiliki beberapa orang di akhir atau awal minggu. Kembali ke rutinitas kerja atau sekolah terkadang bisa membuat orang merasa terpuruk. Seseorang mungkin merasakan tingkat kepuasan kerja yang lebih rendah dan lebih banyak stres kerja di awal minggu kerja.
Meskipun Monday Blues mungkin bukan penyakit klinis, perasaan takut bagi sebagian orang itu nyata. Monday blues juga bisa menandakan ketidakbahagiaan yang signifikan dalam hidup seseorang.
Baca Juga: Daftar 10 Kota Paling Mengejutkan dan Populer di Dunia: Ada Negara Tetangga
Monday blues berbeda dengan depresi karena memiliki waktu tertentu saat orang merasakannya: Senin. Sebaliknya, depresi mengacu pada perasaan mood rendah yang terus-menerus dan penurunan minat pada aktivitas menyenangkan yang dapat terjadi kapan saja sepanjang hari. Monday blues juga memiliki penyebab khusus, biasanya berkaitan dengan pekerjaan individu atau rutinitas hari kerja.
Apa sih alasan orang-orang bisa mengalami monday blues?
Orang-orang mungkin mengalami Monday Blues karena mereka tidak puas dengan pekerjaan mereka. Stres kerja dan pengalaman kerja lainnya dapat memengaruhi suasana hati seseorang di hari Senin.
Baca Juga: Daftar 10 Kota Paling Mengecewakan di Dunia Buat Wisatawan: 2 Kota di Indonesia Masuk Daftar
Perlu juga dicatat bahwa Monday blues berhubungan dengan orang-orang yang memiliki standar 5 hari kerja dalam seminggu dan 2 hari libur untuk akhir pekan. Para ahli juga menyatakan bahwa stresor pekerjaan mungkin tidak menyebabkan perasaan sedih di hari Senin, tetapi perasaan sedih di hari Senin memengaruhi cara seseorang merespons stres.
Apa saja gejala monday blues yang dialami karyawan?
Artikel Terkait
Daftar Film Netflix Bertema Liburan Wajib Ditonton
Lowongan Public Relations Gaji Rp15.000.000 - Rp25.000.000 di Kantor Akuntan Publik, Kuningan, Jaksel
Belum Punya Spotify Wrapped? Begini Cara Buat Spotify Wrapped 2022
Nggak Sia-sia, Jalan Kaki 30 Menit Setiap Hari Ternyata Cukup Besar Manfaatnya!
6 Destinasi Liburan Akhir Tahun di Indonesia Saja: Dijamin Bakal Bikin Makin Jatuh Cinta Indonesia
Sinopsis Drakor The Glory yang Dibintangi Lee Do Hyun dan Song Hye Kyo
Diskriminasi ODHA Masih Kuat, Padahal HIV/AIDS Bisa Dikontrol dengan Rutin Minum Obat