Betulkah Bekerja dari Rumah Membuat Atasan Cenderung Menjadi “Helicopter Boss”?

photo author
Felicitas Harmandini, Pejuang Kantoran
- Kamis, 29 Desember 2022 | 08:00 WIB
Ilustrasi: Gaya kepemimpinan micromanagement menimbulkan kecenderungan "helicopter boss". (Freepik/Kate Mangostar)
Ilustrasi: Gaya kepemimpinan micromanagement menimbulkan kecenderungan "helicopter boss". (Freepik/Kate Mangostar)

"Mereka mungkin merasa kalau tidak mengambil kendali penuh atas sebuah project, hasilnya tidak akan sesuai dengan standar dan kualitas mereka. Selain itu, mereka mungkin tidak mau melepaskan kendali karena takut kesalahan akan dilakukan oleh orang lain,” ujarnya.

Alasan lain mungkin kurangnya kepercayaan atasan pada anggota tim yang ditugaskan untuk suatu pekerjaan. Karyawan dianggap tidak mampu atau tidak berpengalaman, dan karena itu dianggap membutuhkan lebih banyak arahan.

Bagaimana menghadapi helicopter boss?

Meskipun mungkin sulit untuk menangani micromanagement di tempat kerja, namun ada beberapa cara untuk membantu meringankan tekanan tersebut. Silverstone menyarankan:

Tetapkan batasan: Cara terbaik untuk berurusan dengan helicopter boss adalah dengan menetapkan batasan yang jelas sehingga ekspektasi dan peran ditentukan dengan baik.

Upayakan dialog terbuka: Pastikan ada dialog terbuka yang membantu menumbuhkan kepercayaan dan pengertian antara pimpinan dan karyawan.

Minta atasan fokus pada kolaborasi: Komunikasi harus fokus pada kolaborasi ketimbang kontrol, yang memungkinkan kemampuan pemecahan masalah yang lebih baik di antara anggota tim.

Prioritaskan pekerjaan mandiri: Sangat penting bagi karyawan untuk memiliki waktu dan ruang untuk pekerjaan mandiri agar merasa dihargai dengan kontribusi mereka.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Felicitas Harmandini

Sumber: Marie Claire

Tags

Rekomendasi

Terkini

X