PejuangKantoran.com - Pemasaran, periklanan, penjualan, dan pertumbuhan, merupakan bagian tak terpisahkan dari upaya berkelanjutan dari organisasi modern mana pun. Begitu banyak aspek kehidupan yang melibatkan skill marketing dalam kapasitas tertentu.
Karena itu, meskipun kamu tidak terlibat dalam tim pemasaran di tempat kerja, punya sejumlah skill marketing yang dasar pun bisa membuat kamu menjadi karyawan yang lebih fleksibel. Dan, pada akhirnya tentu menjadi karyawan yang lebih berharga.
Baca Juga: Biar Email Lamaran Kamu Dilirik HRD, Lakukan Cara-cara Ini
Berikut adalah beberapa skill marketing yang harus dikuasai jika kamu berminat bekerja di bidang pemasaran, atau siapapun yang ingin memberikan nilai lebih pada kemampuan mereka.
Komunikasi
Divisi marketing membangun hubungan dengan setiap konsumen yang dilayani oleh perusahaan. “Dalam konteks hubungan, komunikasi adalah suatu keharusan –makanya, komunikasi juga keharusan dalam pemasaran,” kata Miles Beckett, CEO Flossy Dental.
Keterampilan komunikasi menjadi bagian integral dari karier apa pun dalam bidang pemasaran, periklanan, dan penjualan. Terutama masa sekarang, yang sarat dengan teknologi, pekerjaan remote, dan berbagai platform media sosial.
Yang tak kalah penting adalah komunikasi tertulis, yang memungkinkan staf marketing mengambil tindakan dan ide-ide, dan mengkomunikasikannya melalui dokumen tertulis yang dapat dirujukulang.
Berpikir kreatif dan kemampuan storytelling
Keahlian lain yang harus dimiliki staf marketing adalah berpikir kreatif dan menjalin alur storytelling. Sebab, sebagian besar tugas pemasaran adalah bercerita.
Kemampuan untuk membuat cerita yang melibatkan konsumen secara emosional dan mental membantu tim pemasaran membuat konsumen membeli produk, layanan, atau bahkan hanya merek mereka.
Baca Juga: PNS yang Sudah Menikah Wajib Mengurus Karis dan Karsu untuk Suami-Istrinya
Strategic positioning
Pemosisian strategis adalah proses memastikan bahwa merek, produk, atau layanan spesifik kamu ditempatkan di area yang sangat terlihat oleh target audiens. Strategic positioning dapat menjadi pembeda antara menang dan kalah dalam penjualan.
“Jika target audiens Anda melihat merek yang berbeda terlebih dahulu, mereka mungkin akan mengakhiri seluruh aktivitas belanja saat itu juga,” jelas Omid Semino, CEO dan pendiri Diamond Mansion.
Itu artinya, produk kamu bahkan belum punya kesempatan untuk bersaing, karena kalah dalam lokasi.
Keterampilan media sosial
Perekonomian modern sangat dipengaruhi oleh kehadiran media sosial, dan pasar online pada umumnya. Memahami seluk beluk berbagai platform media sosial bisa membantu usaha kamu terhubung dengan lebih baik dan melibatkan konsumen di seluruh dunia.
Maka apa pun industri apa yang kamu jalani, setiap orang perlu memiliki tingkat keterampilan menggunakan media sosial. Tak peduli meskipun kamu tidak terlibat langsung dalam aspek pemasaran di kantor.
Artikel Terkait
Sabato De Sarno Ditunjuk Jadi Direktur Kreatif Gucci
Biar Email Lamaran Kamu Dilirik HRD, Lakukan Cara-cara Ini
HBO Umumkan Season Kedua The Last of Us
Hari Arak Bali pada 29 Januari, Merayakan Keragaman Budaya Bali dan Ekonomi Rakyat yang Berkelanjutan
Lowongan Kerja: Executive Assistant To Chief Executive Officer di Seven Sunday Films
Menginjak Usia 41, Titi Kamal Ingin Lebih Banyak Bersyukur (dan Bikin Tian Cinta Terus!)