Berapa Idealnya Panjang Resume Supaya Tidak Langsung Terhapus oleh Sistem Tracking Otomatis?

photo author
Felicitas Harmandini, Pejuang Kantoran
- Senin, 13 Februari 2023 | 21:28 WIB
Ilustrasi: Berapa panjang ideal rata-rata resume supaya mencakup semua pengalamanmu? (Freepik/Rawpixel)
Ilustrasi: Berapa panjang ideal rata-rata resume supaya mencakup semua pengalamanmu? (Freepik/Rawpixel)

PejuangKantoran.com - Menulis resume, atau versi ringkas dari curriculum vitae, ternyata perlu mengikuti berbagai aturan tak tertulis. Tidak harus, tetapi ada baiknya dijalani karena berbagai pertimbangan di baliknya. Misalnya, idealnya berapa panjang resume?

Salah satu asumsi paling umum tentang resume adalah tidak boleh lebih dari satu halaman. Penting untuk menjaga agar informasi yang kamu berikan singkat, sederhana, dan to-the-point. Tetapi berapa idealnya panjang resume?

Dalam survei yang diadakan Career Builder, 66% pemberi kerja mengatakan resume tingkat pemula cukup satu halaman. Sementara itu, 77% mengatakan untuk karyawan berpengalaman minimal dua halaman.

Baca Juga: Lebih dari 55% Orang Mengaku Pernah Berbohong dalam CV. Apa 8 Kebohongan Terbesar di Resume?

Yang mengejutkan, 39% karyawan berpengalaman mengatakan resume mereka hanya sepanjang satu halaman. Jadi, idealnya berapa panjang resume?

Sistem penyaringan

Untuk beberapa pelamar kerja, resume satu halaman sudah cukup. Ini termasuk pelamar tingkat pemula, orang yang membuat perubahan karier, dan para senior yang telah bekerja di perusahaan yang sama untuk sebagian besar karier mereka.

Namun bagi banyak pelamar, hal itu tidak dapat dicapai dalam satu halaman, sehingga sebaiknya menulis resume dua halaman.

Kalau kamu profesional tingkat menengah, ada beberapa alasan bagus untuk membuat resume dua halaman. Sebab, saat ini banyak perusahaan menggunakan sistem ATS (Applicant Tracking System, atau pelacakan pelamar otomatis) untuk melakukan penyaringan awal resume (terutama yang melalui proses aplikasi digital).

Sistem ini diprogram untuk resume yang menggunakan dan mengulangi frasa kata kunci tertentu, di mana bot akan menilai penempatan dan frekuensi kata kunci khusus industri dalam resume.

Baca Juga: Apakah Membuat Cover Letter Wajib Saat Melamar Pekerjaan?

Mereka juga mencari lamanya pengalaman yang dimiliki seseorang dalam menggunakan keterampilan kerja tertentu. Menyusun resume menjadi dua halaman akan memungkinkan kamu mengulangi kata kunci yang penting di seluruh bagian pengalaman profesional kamu.

Boleh dibilang, sistem ini merupakan salah satu cara terbaik untuk memastikan bahwa resume kamu benar-benar sudah mencapai tahap yang perlu dipertimbangkan oleh manajer perekrutan.

Membaca sekilas

Ketika kamu menulis resume 2 halaman, manajer perekrutan bilang, “Saya tidak punya waktu untuk membacanya”, lalu mengklik “delete”.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Felicitas Harmandini

Sumber: The Balance Money

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X