Namun, di masa mendatang, Yosi melihat perilaku para pengguna media sosial akan mengalami pergeseran.
Mereka diharapkan sudah melek dengan literasi digital sehingga apa yang dicari bukan lagi angka atau perhatian, melainkan lebih pada trust atau kepercayaan.
Seperti apa ciri khas orang yang sudah melek dengan literasi digital?
“Ketika pengguna media sosial atau orang sudah tidak lagi fokus pada peningkatan numbers, tetapi fokus dengan membangun trust di media sosialnya. Ini beda, lho!
Baca Juga: Profesi yang Paling Banyak Jadi Impian Gen Z alias Generasi TikTok Saat Ini: Influencer!
“Nanti aplikasi, grooming, dan konsistensi para pembuat konten akan berubah. Yang satu berpikir bagaimana membuat konten yang mendatangkan angka, yang melihat ke depan akan berpikir bagaimana membuat konten untuk membangun trust,” jelas lulusan S2 dari PPM School Of Management, Menteng, Jakarta, ini.
Dengan Gen Z dan Gen Alpha yang sudah menjadi digital native, para pengguna yang sekaligus menjadi kreator konten diharapkan bisa membuat konten-konten positif yang fokusnya membangun kepercayaan di dunia digital.
“Yang terpenting bagi pengguna media sosial atau kreator konten yang paling utama adalah dewasa terlebih dahulu. Kemampuan kita mengendalikan diri itu penting sebelum kita dikendalikan oleh media sosial!” pungkasnya. (Syanne Susita)
Artikel Terkait
Kamila Andini: Gadis Kretek Jadi Satu-satunya Serial Non Korea yang Diputar di Busan Film Festival
Buat yang Di Bali, Ada Lowongan Kerja Social Media Manager di Bikago, Kerobokan, Nih!
Perusahaan Tak Bisa Diam Saja Ketika Karyawan Mengalami Burnout, Ini yang Bisa Mereka Lakukan!
Pendaftaran Seleksi CPNS dan PPPK 2023 Resmi Diperpanjang, Jangan Sia-siakan Lagi Kesempatan Ini!
Bekerja dengan Metode Sprint, Cocok buat Orang yang Mudah Terdistraksi
Jangan Asal Terima Tawaran Kerja, Ada Trik Supaya Tahu Kamu Cocok atau Tidak Bekerja di Sana