Per 1 Desember 2023, Google akan Mulai Menghapus Akun-akun Gmail yang Tidak Aktif

photo author
Felicitas Harmandini, Pejuang Kantoran
- Sabtu, 18 November 2023 | 20:49 WIB
Ilustrasi: Google kembali memperingatkan akan menghapus akun Gmail kamu yang sudah tidak aktif. (Unsplash/Elle Cartier)
Ilustrasi: Google kembali memperingatkan akan menghapus akun Gmail kamu yang sudah tidak aktif. (Unsplash/Elle Cartier)

PejuangKantoran.com - Apakah kamu sudah pernah menerima email notifikasi dari Google bahwa perusahaan ini akan menghapus akun-akun Gmail yang tidak aktif mulai Desember 2023? Pernah membaca tapi mengabaikannya? Atau malah tidak pernah membuka email tersebut?

Kabar bahwa Google akan menghapus akun-akun Gmail yang tidak aktif tersebut sudah disampaikan secara berkala sejak awal tahun ini, menandakan bahwa rencana tersebut memang sudah pasti akan dilakukan.

Perlu kamu sadari bahwa batas waktu tersebut sudah semakin dekat. Kalau kamu masih mengabaikannya, Google kembali memperingatkan bahwa mereka akan menghapus akun-akun Gmail yang tidak aktif per 1 Desember 2023.

Baca Juga: 2026, Batas Perusahaan Asuransi Syariah Wajib Mandiri

Sebenarnya apa yang dimaksud akun Gmail atau akun Google yang tidak aktif?

Sederhana sih, akun Google yang tidak aktif adalah akun yang sudah tidak digunakan dalam periode dua tahun terakhir.

Untuk mengaktifkannya lagi, cukup dengan sign in ke akun Gmail kamu, membaca atau mengirimkan email, menggunakan Google Drive, nonton Youtube, merapikan foto-foto di Google Photos, mengunduh aplikasi di Google PlayStore, atau kegiatan apapun yang dilakukan melalui aplikasi turunan Google.

“Meskipun ada perlindungan, jika akun tidak digunakan dalam jangka waktu lama, kemungkinan besar akun tersebut akan disusupi," kata Product Management Vice President Google Ruth Kricheli.

"Sebab, akun yang sudah dilupakan atau tidak dikelola sering kali mengandalkan kata sandi lama atau password-password yang digunakan ulang, yang mungkin telah disusupi, belum menyiapkan autentikasi dua faktor, dan jarang dicek keamanannya oleh pengguna,” katanya lagi.

Analisis internal Google menunjukkan bahwa kemungkinan akun yang ditinggalkan untuk menyiapkan verifikasi 2 langkah setidaknya 10 kali lebih kecil dibandingkan akun aktif.

Artinya, akun-akun seperti ini rentan disalahgunakan. Jika disusupi orang lain, akun tersebut bisa digunakan untuk apa pun, mulai dari pencurian identitas, sampai mengirim konten yang tidak diinginkan atau bahkan berbahaya, seperti spam.

Baca Juga: Tunjangan Kinerja Pegawai Kemenko Bidang Kemaritiman dan Investasi Naik Lagi!

Namun, kebijakan ini hanya berlaku untuk akun-akun pribadi, bukan yang berkaitan dengan perusahaan, sekolah, atau organisasi lain.

Pada akun-akun Google yang dianggap sudah tidak aktif, Google akan menghapus seluruh konten dan data akun. Konten dan data yang dimaksud mencakup sejumlah informasi yang disimpan oleh Google, foto-foto di Google Photos, acara di Google Calendar, Google Docs, dan email.

Tetapi tenang saja, akan ada email notifikasi dari Google ke akun tersebut dan email pemulihan kalau kamu memilikinya.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Felicitas Harmandini

Sumber: Marca, Mashable

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X