Studi lain yang membuktikan uang bisa membuat bahagia
Sebuah studi pada 2023 yang ditulis bersama oleh penerima Hadiah Nobel lainnya, Daniel Kahneman, menemukan bahwa kebahagiaan dapat meningkat dengan jumlah penghasilan yang lebih tinggi.
Baca Juga: 5 Pertanyaan saat Wawancara Kerja yang Sering Ditanyakan Microsoft untuk Posisi Support Engineer
Penghasilan yang bertambah hingga $500.000 atau sekitar Rp7,78 miliar per tahun disebut sebagai jumlah uang yang mendukung prediksi responden survei milenial.
"Dalam istilah yang paling sederhana, ini menunjukkan bahwa bagi kebanyakan orang, jumlah penghasilan yang lebih besar dikaitkan dengan kebahagiaan yang lebih besar," kata Matthew Killingsworth, peneliti senior di Penn's Wharton School dan salah satu penulis studi.
Namun, ada pengecualian untuk kondisi tersebut, yaitu bahwa orang-orang yang kaya secara finansial tetapi pada dasarnya tidak merasa bahagia. Jadi walaupun kaya tetapi kalau sengsara, punya banyak uang tidak akan membantu.
Lalu, ada hal lain yang ternyata lebih membahagiakan daripada sekadar mendapatkan gaji yang besar, yaitu merasa nyaman saat membelanjakan uang untuk kebutuhan sehari-hari.
Baca Juga: Nggak Janjian Nulis 'Jalan Pulang', Yura Yunita dan Donne Maula: Lagu Ini Sudah Seperti Jalan Tuhan
Contoh kecilnya, 62% generasi milenial mengatakan bahwa mereka bersedia membayar $7 untuk membeli kopi setiap hari karena kegembiraan yang ditimbulkannya.
Jadi, sebenarnya hal sekecil apa pun bisa membuat bahagia. Namun, tetap saja uang menjadi penyebab utama orang merasa bahagia, meskipun jumlahnya berbeda untuk tiap generasi. (Elga Windasari)
Artikel Terkait
Mudik ke Madura, Mahfud MD Ajak Masyarakat Menjemput Sejarah Menyelamatkan Indonesia
Beasiswa Fully Funded Tetap Harus Mengeluarkan Uang, kecuali Chevening. Kok Bisa?
Pakar Hukum Tata Negara: Pelengseran Presiden Sudah Memenuhi Unsur Konstitusi
Yenny Wahid Ingatkan Pesan Rasulullah untuk Memilih Pemimpin dari Hati seperti Ganjar-Mahfud
Selain Sat Set, Ini Kriteria Capres dan Cawapres yang Bakal Didukung Yenny Wahid
Diharapkan Naik 15%, UMP Jakarta 2024 Cuma Naik 3,38%. Jadi, Berapa Gaji Pegawai Jakarta Tahun Depan?
Tak Perlu Diurus Secara Fisik, Manfaat Taspen sebagai Pengelola Jaminan Sosial ASN Makin Terasa
Sempat Digantikan Mira Murati, Sam Altman Kembali ke Posisinya sebagai CEO OpenAI