Selain dakwaan penganiayaan, Charles juga menghadapi satu dakwaan karena gagal memastikan perawatan yang layak bagi karyawannya.
Sementara Max's Restaurant menghadapi tiga dakwaan yang berkaitan dengan kegagalan menyediakan lingkungan kerja yang aman, tidak memberikan pelatihan, dan tidak melakukan pengawasan yang sesuai.
Baca Juga: 20.444 Pengunjung Hadiri Jogja-NETPAC Asian Film Festival ke-18. Siapa Pemenang Golden Hanoman?
Sebagai informasi, Maxwell Paganoni, yang juga direktur Ideal Catering Services (pengelola Max's Restaurant), adalah tokoh industri terkenal.
Max's Restaurant didirikan pada 1994 sebagai salah satu restoran kilang anggur pertama di daerah tersebut dan sukses besar. Bahkan, restoran ini sudah memenangkan beberapa penghargaan perhotelan.
Maxwell sendiri awalnya menghadapi tuntutan hukum, tetapi sudah dicabut.
Pengadilan mendengar bahwa salah satu ibu korban telah melaporkan perilaku Charles kepada Maxwell, tetapi keluhan tersebut tidak ditanggapi.
Baca Juga: Ada 27 Hari Tanggal Merah di 2024, Ini Daftar Lengkap Libur dan Cuti Bersama 2024
Meski Maxwell mengaku sudah melakukan segala upaya untuk memperbaiki situasi tersebut, tetapi WorkSafe mengatakan bahwa tindakan tersebut harus diberi konsekuensi yang memiliki efek jera agar dijadikan peringatan bagi bisnis lain.
Sampai saat ini, hukuman untuk Charles Yates dan Max's Restaurant belum dijatuhkan karena hakim membutuhkan waktu untuk mempertimbangkan semua materi. (Elga Windasari)
Artikel Terkait
Lebih Banyak Miliarder yang Jadi Kaya karena Warisan Keluarga ketimbang Usaha Sendiri
Empat Direktur Unilever Mundur dalam Waktu Berdekatan, Ini Penjelasan Resmi Unilever
Daftar UMK Jateng 2024 Akhirnya Diumumkan, Kota Mana yang Mendapat Upah Tertinggi?
Tarif Promo LRT Jabodebek Kembali Diberlakukan Menjelang Natal 2023 dan Tahun Baru 2024
Makanan Korea Rumahan Ala Kimbab Family, Cobain Yuk!
Didampingi Pasha Ungu, Gibran Rakabuming Raka Muncul di Car Free Day dan Menikmati Musik di Tangga Sarinah
Nyesek, Miliarder Hong Kong Ini Pilih Orang Lain untuk Meneruskan Bisnis Keluarga daripada Anaknya Sendiri