Fokus Beralih ke AI Generatif, Google Berencana Memangkas 30.000 Karyawan di Unit Ad Sales

photo author
Felicitas Harmandini, Pejuang Kantoran
- Kamis, 4 Januari 2024 | 11:19 WIB
Awal 2024, Google berencana memberhentikan 30.000 karyawan di unit ad sales. (Unsplash/Jonny Gios)
Awal 2024, Google berencana memberhentikan 30.000 karyawan di unit ad sales. (Unsplash/Jonny Gios)

PejuangKantoran.com - Google kembali melakukan restrukturisasi besar-besaran. Setelah September 2023 lalu mem-PHK ratusan karyawan dari departemen perekrutan, awal 2024 Google berencana memberhentikan 30.000 karyawan di unit ad sales (penjualan iklan).

Ironisnya, menurut laporan The Information, rencana Google memberhentikan 30.000 karyawan ini justru merupakan dampak kemajuan terbaru perusahaan teknologi tersebut dalam mengembangkan AI.

Padahal ketika pada awal Januari 2023 ada sekitar 12.000 karyawan yang di-PHK, saat itu Google sudah menyebutnya sebagai PHK terbesar dalam sejarah perusahaan.

Baca Juga: Zenius Tutup, Warganet Menjerit: Please Gak Rela Zenius Berhenti!

Kini, rencana Google memberhentikan 30.000 karyawan tentunya menjadi catatan baru bagi perusahaan yang didirikan tahun 1998 itu.

Kabar restrukturisasi unit penjualan iklan tersebut diumumkan secara internal oleh presiden Google untuk Amerika dan Mitra Global, Sean Downey, pekan lalu. Tetapi, pihak pimpinan tidak mengatakan apakah reorganisasi tersebut akan menimbulkan PHK lagi.

CEO Google Sundar Pichai menanggapi pertanyaan karyawan mengenai dampak dari pemberhentian 12.000 karyawan tersebut dengan mengatakan bahwa itu salah satu keputusan tersulit bagi perusahaan.

"Di Google, kami belum pernah mengalami momen seperti itu selama 25 tahun,” katanya, sambil menambahkan bahwa keputusan itu “sulit tetapi diperlukan”.

Jika perusahaan tidak melakukan PHK pada tahun lalu, lanjut Pichai, hal tersebut akan menjadi keputusan yang lebih buruk.

"Hal ini akan menjadi beban besar bagi perusahaan. Saya pikir hal ini akan sangat menyulitkan di tahun seperti ini, dengan adanya perubahan besar di dunia, untuk menciptakan kapasitas berinvestasi di berbagai bidang," tukasnya.

Baca Juga: Lowongan Pekerjaan Sebagai Duty Manager di Hotel Park Hyatt Jakarta, Buat Kamu yang Ingin Karier di Hotel

Integrasi AI dalam Periklanan

Menurut laporan, banyak dari pekerjaan di unit ad sales menjadi berlebihan karena Google sudah mengoperasikan tools baru berbasis AI.

Tools ini secara otomatis akan memberikan rekomendasi untuk membuat iklan baru yang berkinerja baik bagi pelanggan dan memerlukan sedikit perhatian dari karyawan.

Google sudah meluncurkan campaign planner bertenaga AI tersebut, Performance Max, pada tahun 2021. Namun, perusahaan memutuskan untuk menambahkan kemampuan berbasis AI generatif ke tools iklan tersebut di acara Google I/O awal tahun ini.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Felicitas Harmandini

Sumber: Livemint.com, Medium, Data Conomy

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X