Jokowi pun bercerita hasil kunjungan kenegaraan ke Amerika Serikat. Dia melihat kampus-kampus di Amerika Serikat, khususnya di bidang teknologi, didominasi mahasiswa dari China dan India.
Pada saat yang sama, hanya ada sekitar lima orang mahasiswa asal Indonesia di kampus-kampus itu. Dia mengatakan pendidikan tinggi penting dan menjadi modal negara berkembang untuk maju.
"Saya kemudian berpikir, 'Oh, inilah yang menyebabkan yang namanya China, Tiongkok, itu melompat maju di 20 tahun terakhir ini dan melampaui negara-negara yang sudah maju,'," katanya.
Artikel Terkait
Semakin Banyak Pekerja Muda yang Ingin Bekerja di Luar Negeri, tapi Khawatir dengan Hambatan Bahasanya
Piala Asia 2023, 4 Negara Asia Tenggara Ikut, Hanya Indonesia dan Vietnam yang Saling Bunuh
Mengapa Israel Tak Ikut Piala Asia?
Piala Asia 2023 kok Berlangsung di 2024?
6 Negara dengan Paspor yang Punya Akses Bebas Visa Terbanyak di Dunia, Indonesia Ada di Peringkat Berapa?
Dukung Pemilu Damai dan Bebas Hoax, JPP Audiensi ke TKN Fanta dan Relawan Digital Prabowo-Gibran
Untuk Jadi Juara Catur, Coaching Clinic Saja Tidak Cukup
Cakep, Indonesia Cicipi 3 Stadion Berbeda di Penyisihan Grup D Piala Asia 2023
Pangeran Abdul Mateen Pamerkan Foto Masa Kecilnya bersama Anisha Rosnah: Jodoh Memang Nggak Ke Mana!
Piala Asia 2023: Lusail, Stadion Ciamik Kebanggaan Rakyat Qatar